• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Jaga Stabilitas Harga Jagung Tanggung Jawab Semua

12 May
12:46 2017
1 Votes (4)

KBRN, Dompu : Membaiknya harga jagung ditingkat petani saat ini, dipastikan akan meningkatkan animo petani, untuk kembali menanam jagung. Dalam mengamankan harga jagung yang mulai tembus diangka Rp. 3.700 per kilogramnya, butuh kerja sama seluruh elemen masyarakat, termasuk wartawan. 

Seluruh elemen masyarakat diminta untuk turut membantu Pemerintah dan petani, untuk mengamankan harga jagung. Dengan kerja sama suluruh elemen masyarakat, setidaknya tengkulak yang nakal, tidak akan mempermainkan harga jagung ditingkat petani.

Bupati Dompu, Nusa Tenggara Barat, H Bambang M Yasin, Jum’at (12/5/2017) juga meminta Insan Pers, turut mengawal membaiknya harga jagung, yang saat ini berpihak kepada petani. Dengan membaiknya harga jagung dan dibatalkannya impor jagung oleh pemerintah pusat, dipastikan animo petani di kabupaten Dompu, untuk menanam jagung akan semakin meningakat.

“Semua pihak, termasuk wartawan wajib turut menjaga harga jagung agar tidak anjlok. Mari kita entaskan kemiskinan di Kabupaten Dompu, dengan komoditi jagung,” katanya.

Di Kabupaten Dompu, saat ini dikembangkan komoditi jagung dengan luasan tanam mencapai 49.776 hektar dengan asumsi produksi mencapai 398.228 ton. Akibat tidak adanya impor jagung saat ini harga jagung di Kabupaten Dompu, mencapai Rp. 3.200 per kilonya. Pendapatan jagung dengan asusmi jumlah produski dan harga yang masih bertahan diangka Rp. 3.200 per kilonya, melampui APBD Kabupaten Dompu pada tahun 2017. Pendapatan petani jagung di Kabupaten Dompu mencapai Rp. 1,274 triyun, sementara nilai APBD tahun 2017 mencapai Rp. 1,057 trilyun. (din)

  • Tentang Penulis

    Mujtahidin

    Reporter RRI Mataram di Kabupaten Dompu, Bima dan Kota Bima, NTB. // WA :0813-5362-5075 // email : mujtahidin@rri.co.id. / didin74dompu@gmail.com // twitter : @didin_rri. // Telegram : @didin_rri_Mataram.

  • Tentang Editor

    RRI Mataram

    System Admin RRI Mataram

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview

Berita Terpopuler

Berita Terfavorit

00:00:00 / 00:00:00