• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Selfie, Satu Perawat RSUD Terseret Gelombang

29 April
17:33 2017
1 Votes (5)

KBRN, Dompu : Ombak Pantai Selatan Dompu, Nusa Tenggara Barat kembali menelan korban, satu korban yang menginap di Obyek Wisata Air Panas, Kecamatan Hu'u, dikabarkan hilang terseret ombak. Rio Sandrian (26), pegawai RSUD Dompu yang melakukan kemah di wisata Air Panas, korban hilang saat melakukan selfie, di salah satu tebing bibir pantai. Korban hilang hanya satu, bukan 3 seperti yang ramai dibicarakan. TKPnya pun hanya satu, yakni di Lokasi Air Panas, Nanga Doro, Desa Hu'u, Kecamatan Hu'u, bukan di Pantai Lakey, seperti di isukan.
Kapolsek H'u, Ipda Rusdin dihubungi RRI, Sabtu (29/4/2017) mengatakan, korban berkemah di lokasi itu, bersama 6 orang rekannya. Menjelang pagi, korban bersama 3 rekannya berniat mengambil gambar sunrice. Di lokasi tersebut, yang berhadapan dengan laut lepas, menang terkenal dengan lokasi penampakan sunrice yang menawan. Korban terseret ombak sekitar pukul 10.00 wita.
"Korban sempat diingatkan oleh rekannya agar tidak terlalu masuk, karena gelombangnya tinggi, tapi tak diindahkan,"katanya.
Dugaan rekan korban benar, saat korban sedang berpose untuk selfie, tiba-tiba ombak datang dan menghantam batu dimana korban berdirindi atasnya. Dua rekan korban, melihat kondisi ini, tidak sempat melakukan pertolongan, karena ombak terlalu tinggi.
Beberapa rekan korban berinisiatif melaporkan kejadian tersebut, ke Polsek Hu'u. Mendapat laporan, Polsek Hu'u langsung berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Dompu dan Pos SAR Bima, untuk melakukan pencarian. Namun karena gelombang masih tinggi dan ekatrem, pencarian hanya sebatas penyisiran di pinggir pantai.
"Kita belum bisa melakukan penyisiran di dalam gua, karena air masih tinggi. Kemungkinan korban terjebak didalamnya," katanya.
Tim SAR dan Kepolisian bersama BPBD, hanya menemukan sandal dan topi yang ditenggarai milik korban. Pencarian korban, terpaksa dihentiakn, akibat kondisi yabg tidak memungkinkan. Pencarian akan dilanjutkan beaok pagi, saat air surut.
Sementara, di rumah korban di Kelurahan Bali Satu, Kecamatan Dompy, Nusa Tenggara Barat, sudah dipenuhi warga. Kabar hilangnya korban terseret ombak, sudah di ketahui keluarga dan tetangganya. Keluarga berharap, korban bisa ditemukan selamat. 
"Kabar yang kami terima, masih simpang siur. Kami berharap anak kami bisa ditemukan dengan selamat," kata Nardo orang tua korban.
Di RSUD Dompu, sempat dipadati warga, karena adanya informasi Rio sudah di temukan. Petugas Jaga UGD RSUD Dompu, Agus mengatakan, hingga kini belum didapat  informasi korban ditemukan. (din)

  • Tentang Penulis

    Mujtahidin

    Reporter RRI Mataram di Kabupaten Dompu, Bima dan Kota Bima, NTB. // WA :0813-5362-5075 // email : mujtahidin@rri.co.id. / didin74dompu@gmail.com // twitter : @didin_rri. // Telegram : @didin_rri_Mataram.

  • Tentang Editor

    RRI Mataram

    System Admin RRI Mataram

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview

Berita Terpopuler

Berita Terfavorit

00:00:00 / 00:00:00