• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nusa Utara

Plt Bupati Talaud Hadiri Hari Raya Ketupat di Beo

15 June
20:52 2019
1 Votes (4)

KBRN, Talaud : Ratusan umat Islam yang ada di Kecamatan Beo, Kabupaten Kepulauan Talaud,  khususnya Jamaah Mesjid AL SYUHADA   Beo menyelenggarakan Hari Raya Ketupat, Sabtu (15/6/2019) malam.

Selain  para pemuka agama Islam  seperti Imam Masjid Bachmid Lehimi, Wakil Ketua PHBI Panitia Perayaan Hari Besar Islam Ustad Jumati Sipirunaung, Ustadz Ramly Hengkebohang .

Acara yang dimulai pukul 19.30 Wita ini turut dihadiri
Plt Bupati Kepulauan Talaud Petrus Simon Tuange, Plt Asisten Tata Pemerintahan dan Kesra yang juga Kaban Kesbangpol   Daud Malensang, Inspektur Kabupaten Talaud Moody Gumansalangi, Asisten Ekbang Toni Gagola, Kadis Perhubungan Max Patone dan sejumlah pejabat eselon III di lingkup Pemda Talaud, perwakilan Kemenag Talaud Mahafir Dalinsahe, dan Kapolsek Beo IPDA Patras Andawari.

Pada kesempatan tersebut Ustadz Ramly Hengkebohang selalu pewara menyampaikan lewat
Pesta rakyat atau yang dikenal dengan Hari Raya Ketupat  ini diharapkan Kabupaten Kepulauan Talaud  akan selalu diberkati Allah SWT .


Di tempat sama, Pelaksana Tugas Bupati Kepulauan Talaud Petrus Simon Tuange dalam sambutannya menyampaikan sebagaimana diketahui  dan dipahami bersama , lebaran ketupat adalah suatu tradisi berlebaran dengan membawa lauk  yang diselenggarakan oleh kaum muslimin dan muslimat yang dilaksanakan dengan maksud untuk  merajut kembali silaturrohim  yang telah beranjak , meluruskan  benang yang telah kusut, menghangatkan  hubungan yang telah beku sehingga cair kembali, melepas ikatan yang membelenggu dan membangun keharmonisan dan toleransi, mengulurkan tangan, berlapang dada dan memberikan  ruang maaf atas salah khilaf yang mungkin pernah diperbuat pada orang lain.

" Karena realitas perjalanan hidup manusia adalah tidak luput dari salah  dan khilaf sehingga penting bagi kita sekalian untuk saling maaf - memaafkan  dan menabur kasih sayang baik secara individu  maupun kelompok  sebagai refleksi  ajaran islam yang mengedepankan  nilai persaudaraan, persatuan, kerukunan, toleransi dan kasih sayang," ujar  Plt Bupati Talaud

Lanjut kata Tuange, tradisi ini merupakan contoh yang elok bagaimana idiom -idiom Islam diterjemahkan  secara cerdas dan kreatif ke dalam budaya kita bangsa Indonesia.

" Dengan dilaksnakannya acara ini, biarlah terjadi interaksi  saling maaf - memaafkan , sehingga terjadi hubungan  yang harmonis dan asosiatif diantara sesama manusia. Mampu mengakomodasikan  perbedaan dan sebagai arena solidaritas , dimana anggota - anggota masyarakat yang tadinya terpisah  secara vertikal dan horisontal akibat perbedaan idiologi  dan orientasi primordial  dengan tegas mencair ," ucap Tuange

Ia mengajak semua yang hadir  untuk bersama - sama berjuang  dan beriktiar dalam memberikan yang terbaik bagi daerah  yang sama - sama dicintai ini, bersungguh - sungguh dalam melaksanakan tugas  dan fungsi masing - masing , memberikan pelayanan prima  kepada masyarakat, memaafkan  orang lain dan menabur kasih sayang kepada sesama.

" Hendaknya tetap menjadi  warga masyarakat Kabupaten Talaud. Itulah modal utama dan kekuatan prima untuk mewujudkan Kabupaten Talaud yang dibukakan pintu rezeki dan keberkahan," tutupnya.

Suasana penuh sukacita kebersamaan nampak tersaji indah kala semua yang hadir menikmati berbagai jenis hidangan  yang telah disediakan. Plt Bupati Kepulauan Talaud juga terpantau berkeliling mencicipi hidangan yang ada disetiap tenda.


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00