• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi & Perbankan

Fasilitasi Kemudahan Fiskal UMKM, Bea Cukai Jatim II Buka Layanan Klinik Ekspor

27 February
15:26 2020

KBRN, Malang: Fasilitas kemudahan fiskal bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang membutuhkan bahan baku impor terus diupayakan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Jawa Timur II. Salah satunya melalui pembentukan klinik ekspor yang dibuka di Kanwil DJP Jatim II Jalan Raden Intan Kota Malang.

Kepala Kanwil DJBC Jatim II, Oentarto Wibowo mengungkapkan, kemudahan fiskal itu diberikan dengan membebaskan bea masuk dan PPN pada barang impor yang dibutuhkan oleh pelaku UMKM untuk memproduksi barang yang nantinya layak diekspor. 

“Salah satu tugas utama bea cukai adalah menyediakan fasilitas fiskal bagi industri dengan mempermudah impor. Kami berharap UMKM bisa memanfaatkan layanan ini karena manfaatnya sangatlah besar,” kata Oentarto, Kamis (27/2/2020). 

Upaya sosialisasi kemudahan fiskal ini salah satunya dilakukan melalui klinik ekspor. Lewat klinik itu, pelaku UMKM bisa mendapatkan informasi dan bagimana cara mendapatkan fasilitas tersebut. Selama dibuka sejak awal 2020, sudah ada beberapa UMKM yang memanfaatkan klinik ini.

“Jika ada gangguan atau hambatan mengenai ekspor, petugas kami bisa langsung membantu. Klini itu terbuka untuk para pelaku UMKM berkonsultasi tidak hanya mekanisme ekspor, tetapi juga mendapatkan fasilitas fiskal. Sejauh ini sudah ada beberapa pengusaha yang memanfaatkan layanan ini," ujarnya.

Dengan memanfaatkan kemudahan fiskal, manfaat lebih bisa dirasakan pelaku UMKM. Salah satu industri garmen rumahan di Kota Malang misalnya, selama ini mendapatkan bahan baku dari importir. Sehingga pelakunya harus membayar lebih untuk mendapatkan bahan baku impor tersebut. 

"Pelaku UMKM ini kita sarankan impor langsung dengan memanfaatkan kemudahan fasilitas fiskal. Jika sebelumya dia beli bahan baku impor dengan biaya sekitar Rp 400 juta, kini hanya membayar sekitar Rp 45 juta saja. Dengan begitu, cash flownya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan lain seperti menambah mpor mesin, menambah tenaga, atau meningkatkan kapasitas produksi," ungkapnya

00:00:00 / 00:00:00