• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kabar Malang Raya

Krisis Air Bersih di Kota Malang, Usaha Laundry Merugi

17 January
15:04 2020
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Terganggunya distribusi layanan air bersih bagi ribuan pelanggan Perumda Tugu Tirta berdampak pad kehidupan sosial masyarakat. Salah satu daerah yang paling terdampak adalah di kawasan timur Kota Malang. Warga perumahan Bulan Terang Utama (BTU) misalnya, kaum ibu-ibu harus rela mengangkat air baik dari tangki yang datang, ataupun tandon perumahan.

Sementara warga yang punya usaha laundry harus merugi akibat omsetnya berukurang 50 persen. Bagi usaha ini, air menjadi salah satu kebutuhan pokok. Sementara layanan air bersih di kawasan tersebut sudah terhenti sejak enam hari terakhir.

“Saya menolak pelanggan, hanya ada beberapa pelanggan saja yang saya terima, karena susu dapat air,” kata Elviawati, pemilik usaha lanudry ‘Pankey’ yang terletak di Perum BTU KR 21 nomor 20, Jumat (17/01/2020).

Menurutnya, jika saat layanan air normal ia bisa menerima 80 hingga 100 kilogram baju setiap harinya, kini ia hanya menerima 30-40 kilogram saja per hari. “Per hari normalnya kebutuhan air 1 sampai 2 kubik. Saat ini terasa sekali penurunannya, omset berkurang 50 persen,” ujarnya.

Sebenarnya, sambung Elvi, krisis air bersih kerap dialami warga di perumahan tersebut. Hanya saja, layanan terhambat paling lama tiga hari. Saat ini, warga hanya mengandalkan kiriman air dari tangki yang datang ke perumahan, serta bantuan tandon milik pengembang perumahan. “Ini krisis air terparah, karena sampai enam hari. Kalau minta kiriman air dari tangki harus telepon dulu,” tandasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00