• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Life Style & Info Publik

Kisah Para Pencari Kerja di Event Job Fair

13 January
14:44 2020
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Memiliki julukan sebagai kota pendidikan tak selamanya memberikan dampak positif bagi Kota Malang. Ribuan lulusan perguruan tinggi maupun sekolah yang dicetak lembaga pendidikan setiap tahunnya berkontribusi pada angka pengangguran terbuka di Kota ini.

Untuk itu, event Job Fair diharapkan menjadi salah satu media untuk mengurangi angka pengangguran. Di Kota Malang, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) pun menggelar Job Fair dua kali dalam setahun. Belum lagi pihak swasta. Salah satunya Job for Career Indonesia gang menggelar Job Fair di Aula Skodam Brawijaya Malang pada 13-14 Januari 2020.

Namun, mencari pekerjaan tidaklah mudah. Seperti pengakuan Galuh, salah seorang pencari kerja lulusan Universitas Brawijaya Malang. “Ternyata susah banget cari kerja. Saya baru lulus sebulan yang lalu, sudah kirim beberapa lamaran ke perusahaan, tapi belum ada panggilan satupun,” ungkap mahasiswi jurusan Administrasi Publik ini, Senin (13/01/2020). 

Meski begitu, menurut Galuh, event Job Fair sangat membantu para pencari kerja. Terutama kalangan fresh graduate atau baru lulus kuliah. “Informasinya sangat membantu, saya baru pertama kali ikut job fair, jadi masih mempertimbangkan memilih untuk melamar ke perusahaan yang mana,” katanya.

Hal serupa diungkapkan Kartika Putri. Ia mengaku lebih senang melamar pekerjaan lewat event Job Fair . Sebab, ia bisa langsung berkomunikasi dengan pihak pencari kerja. “Job Fair sangat membantu  orang-orang yang sudah lulus untuk mendapatkan informasi tentang pekerjaan. Karena di internet kadang informasinya kurang jelas atau meragukan. Kalau disini kita bisa langsung komunikasi dengan perusahaannya,” ungkap lulusan Universitas Negeri Surabaya ini.

Namun, bagi Kartika, kesulitan mencari kerja itu terkait passion. Lowongan pekerjaan yang ditawarkan dalam Job Fair cukup beragam, hanya saja, ia masih mencari perusahaan yang sesuai dengan passion-nya di dunia komunikasi. Sebab, Kartika merupakan lulusan Ilmu Komunikasi. ”Sulit cari kerja, karena saya  yang sesuai dengan passion. Kadang perusahaan sudah memberi list lowongan. tetapi kalau tidak sesuai dengan passion kita, ya tidak melamar,” ujar perempuan berhijab ini.

Dalam Job Fair tersebut, penyelenggara menyediakan sedikitnya 800 lowongan berbagai bidang dari 30 perusahaan. Di Kota Malang, respon para pencari kerja dalam event ini dinilai cukup bagus. “Hari pertama digelar, sudah ratusan warga yang datang. Di Malang ini responnya bagus, karena disini banyak pelajar dan mahasiswa baru lulus yang ingin bekerja,” kata Ricky Januar, salah seorang panitia penyelenggara. Untuk mengikuti Job Fair, pelamar hanya perlu membawa surat lamaran, daftar riwayat hidup, foto copy KTP, dan ijazah. “Jika ada dokumen pendukung seperti sertifikat juga bisa disertakan,” pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00