• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kabar Malang Raya

BPBD: Waspadai 28 Titik Banjir di Kota Malang

7 January
13:22 2020
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Musim penghujan telah tiba. Potensi banjir menjadi salah satu bencana yang diwaspadai di Kota Malang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang menyebut, ada 28 titik bencana banjir yang perlu diwaspadai. 

"28 titik itu tersebar di lima kecamatan di Kota Malang. Diantaranya di Jalan Bondowoso, Jalan Galunggung, Jalan S. Parman, Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Panji Suroso," kata Kepala BPBD Kota Malang, Alie Mulyanto, Selasa (7/01/2020).

BPBD Kota Malang pun kini telah berkoordinasi dengan BPBD di Kabupaten dan Kota Batu. Sebab, hujan deras yang terjadi di Kota Batu berpengaruh terhadap debit air sungai di Kota Malang. Seperti kejadian meluapnya sungai Brantas di kampung warna-warni beberapa waktu yang lalu. "Saat itu hujan deras hanya terjadi di Kota Batu, tapi berpengaruh pada meluapnya sungai di Kota Malang," ungkapnya. 

Salah satu penyebab banjir, sambung Alie, salah satunya disebabkan tersumbatnya aliran air oleh sampah. Untuk itu, Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS) yang diinisiasi Pemkot Malang terus digalakkan. "Jika debit air di Malang sudah bagus, tetapi ada kiriman dari Batu, ini juga akan menjadi masalah. Sehingga di Batu juga dilakukan reboisasi hutan dan lahan untuk mencegah banjir," tegas mantan Camat Sukun ini.

Selain banjir, ada dua potensi bencana lain yang perlu diwaspadai adalah bencana angin kencang yang menyebabkan pohon tumbang, serta bencana tanah longsor. Sehingga BPBDbekerjasama dengan seluruh instansi seperti TNI/Polri dan relawan terus berlatih menerapkan tiga langkah. 

"Yang pertama mitigasi atau upaya pencegahan bencana. Kedua, saat terjadi bencana, harus jelas siapa mengerjakan apa, persiapan SDM, serta sarana prasarana. Serta yang terakhir adalah apa yang dilakukan pasca bencana," ujar Alie. 

Jika terjadi bencana, masyarakat bisa langsung melapor pada nomor hotline kantor BPBD Kota Malang di nomor (0341) 3021657. "Kami juga punya grup WA, petugas kami siap 24 jam menerima dan merespon laporan masyarakat," pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00