• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum & Kriminal

Akhir Tahun, Bea Cukai Jatim II Musnahkan 1,8 Juta Batang Rokok Ilegal dan Miras

30 December
13:35 2019
1 Votes (5)

KBRN, Malang: Sebanyak 1,8 juta batang rokok ilegal dimusnahkan oleh Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Timur II, Senin (30/12/2019). Jutaan batang rokok ilegal yang dibakar itu merupakan hasil pendidikan selama tahun 2019. Selain itu, petugas juga memusnahkan 1.906 liter minuman beralkohol serta 5.320 liter vape.

Tak hanya itu, sejumlah barang impor ilegal yang dikirim melalui kantor pos juga dimusnahkan di halaman kantor DJBC Jatim II. Diantaranya 9 buah spare part, 133 sex toys, serta 167 bungkus suplemen dan obat-obatan ilegal.

Kepala Kanwil DJBC Jatim II, Oentarto Wibowo mengatakan, upaya pemusnahan itu dilakukan demi menciptakan kondusifitas persaingan usaha dan industri rokok dalam negeri, khususnya di wilayah Kanwil DJBC Jatim II. “Dengan iklim kerja yang kondusif, salah satunya bisa mencegah pemutusan hubungan kerja dalam industri rokok,” ujarnya.

Operasi barang ilegal yang semakin gencar dilakukan petugas, juga sebagai upaya untuk menyelamatkan potensi pendapatan negara. Barang ilegal yang beredar selama tahun 2019 tersebut, berpotensi merugikan negara senilai Rp 9,5 miliar. 

“Dari hasil penindakan itu, 90 persen dari rokok yang diamankan merupakan rokok tanpa cukai. Ini mengindikasikan kepedulian masyarakat sebagai produsen, pengedar, maupun konsumen masih rendah,” ungkap dia. 

Sedangkan di momen operasi Gempur 2019, telah berhasil dilakukan penindakan sebanyak 81 kali dengan jumlah barang hasil penindakan sebanyak 1,3 juta batang senilai Rp 850 juta, potensi kerugian negara senilai Rp 460 juta. “Untuk itu, kami mengajak Pemda, TNI/Polri bersama-sama meningkatkan sinergitas dan efektifitas program sosialisasi dan pemberantasan rokok ilegal. Apalagi 2 persen dari hasil cukai ini dikembalikan ke Pemda untuk membantu pembangunan,” papar Oentarto.

Terkait penerimaan negara yang didapatkan di wilayah Kanwil DJBC Jatim II, hingga kini tercatat telah mencapai 97 persen. Pihaknya optimis target itu tercapai hingga akhir tahun. ”Kami juga diminta untuk menekan peredaran rokok ilegal tidak lebih dari 3 persen. Saat ini tercapai 2 persen lebih. Harapan kami tahun depan bisa terus menekan peredaran rokok ilegal maupun barang-barang tidak berizin lainnya,” tandasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00