• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum & Kriminal

Polisi Tembak Kaki Pelaku Curas di Kawasan Kampus Kota Malang

13 December
11:26 2019
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Mahasiswa yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi Kota Malang harus meningkatkan kewaspadaannya. Pasalnya, tindakan kejahatan pencurian dengan kekerasan (curas) terjadi di kawasan Jalan Veteran Kota Malang pada Minggu (8/12/2019) lalu. 

Namun, pelakunya yang merupakan tiga pemuda asal Pakis Kabupaten Malang kini berhasil diringkus Satreskrim Polresta Malang Kota. Tiga pemuda yang masing berinisial MRZ (24), MS (21), MR (18) itu  berusaha merampas barang milik korbannya berinisial RH hingga korbannya luka. 

Kapolresta Malang Kota, AKBP Leonardus Simarmata mengatakan, kejadian ini berawal ketika korban sedang duduk bersama teman perempuannya di trotoar Jalan Veteran. “Kemudian tiga orang pelaku menghampiri dan meminta korban menyerahkan harta bendanya,” kata Leo, Jumat (13/12/2019).

Namun saat itu korban menolak menyerahkan harta bendanya, hingga akhirnya pelaku mengeluarkan sebuah pisau dan berusaha menusuk korban. “Korban berusaha menangkis dan mengakibatkan luka di tangan kiri. Kemudian pelaku kembali mengayunkan pisau ke arah wajah korban hingga mengakibatkan hidung dan pelipis RH terluka. Setelah itu barulah pelaku mengambil tas di tangan teman korban dan meninggalkan korban yang luka-luka itu,” ujarnya. 

Begitu mendapatkan laporan dari korban, kepolisian pun akhirnya berhasil menangkap ketiga pelaku di rumah masing-masing.  Tersangka MRZ misalnya, ditangkap di Desa Sumber Kradenanan RT 2/RW 2, Kecamatan Pakis. Sementara MS dan MR ditangkap di Desa Sumber Kradenan RT 9/RW 3 dan RT 8/RW 1. “Satu tersangka berinisial MRZ berusaha melawan petugas ketika akan ditangkap, sehingga kami melakukan tindakan tegas dan terukur untuk melumpuhkan,” ungkap Leo.

”Dari tangan pelaku, polisi menyita dua barang bukti yakni satu buah handphone merk Oppo dan pisau yang digunakan saat beraksi. Akibat perbuatannya, tiga pemuda ini dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” imbuhnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00