• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Malang News

Klaim Pembayaran BPJS Kesehatan Malang Capai Rp 600 Miliar

15 November
13:30 2019
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Malang ternyata masih memiliki klaim tagihan yang belu terbayar pada rumah sakit maupun klinik yang menjadi mitra BPJS Kesehatan. Pada periode Agustus hingga Oktober 2019, tunggakan BPJS Kesehatan Malang mencapai Rp 600 miliar lebih. 

Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Kantor Cabang Malang, Wenan Setyo Nugroho mengatakan, sejak awal tahun 2019 hingga kini jumlah tagihan yang telah dibayarkan mencapai Rp 1,5 triliun. 

“Tagihan klaim belum terbayar karena pembayaran tagihan sesuai dengan register atau urutan masuknya klaim dari rumah sakit atau klinik,” kata Wenan, Jumat (15/11/2019).

Selain itu, kedisiplinan peserta membayar iuran juga menjadi salah satu faktor adanya tunggakan pembayaran klaim dari layanan kesehatan. 

“Kami mengimbau agar peserta tertib membayar iuran. Meskipun untuk wilayah Malang masih tergolong tertib, dibandingkan kota lain di Jatim,” tuturnya. 

Meski tagihan klaim yang belum terbayar mencapai ratusan miliar rupiah, rumah sakit kini bisa mendapatkan dana talangan dari bank yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. 

“Rumah sakit  yang klaimnya belum dibayar oleh BPJS  bisa mengajukan pembiayaan klaim dengan bank yang bermitra dengan kami menggunakan dana talangan kepada RS. Saat ini sudah ada 14 RS yang menggunakan fasilitas dana talangan ini,” ungkapnya.

Wenan menambahkan, saat ini sudah ada 42 rumah sakit dan 6 klinik utama yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan Malang. Harapannya, rumah sakit lainnya bisa bergabung untuk itu melayani peserta BPJS Kesehatan. 

“Kami prioritaskan daerah yang selama ini jarang ada rumah sakit, karena sebaran RS dan dokter di Malang Raya belum merata. Kami koordinasi dengan Dinkes untuk Daerah tertentu yang komposi layanan kesehatannya kurang, nah kita dorong agar bekerjasama dengan kami,” tandas Wenan.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00