• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pariwisata & Lingkungan Hidup

Kebakaran di Gunung Semeru Padam, Pendakian Masih Ditutup Total

11 November
14:19 2019
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Kebakaran di kawasan hutan Gunung Semeru dan sekitarnya telah padam. Sebelumnya, pada September hingga Oktober lalu, sedikitnya 131 hektar lahan di gunung tersebut mengalami kebakaran. Meski api telah padam, namun pendakian di gunung tertinggi di Jawa ini masih ditutup total. Pendakian ini ditutup total sejak akhir September lalu. 
 

Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), Sarif Hidayat mengatakan, ada berbagai pertimbangan yang membuat Balai Besar TNBTS belum membuka jalur pendakian. “Saat ini petugas masih perlu menghitung dampak dari kebakaran pasca musim hujan tiba. Sehingga petugas masih melakukan kajian sebelum membuka jalur pendakian,” kata Sarif, Senin (11/11/2019).

Menurutnya, kajian itu dilakukan untuk mengetahui kondisi jalur pendakian. Pasalnya, selama beberapa bulan jalur pendakian kering akibat kemarau, kemudian beberapa waktu yang lalu sempat terjadi hujan. “Maka kita perlu lihat apakah ada longsoran atau pengaruh lainya. Kita belum tahu kapan Semeru kembali dibuka. Kita masih kaji dengan teman-teman sampai kapan untuk jalur ini akan dibuka,” ungkapnya.

Meski kebakaran dan musim kemarau telah berakhir, sambung Sarif, namun pada awal musim penghujan ada beberapa faktor alam yang perlu diwaspadai. Seperti ancaman longsor, ranting-ranting bekas kebakaran dan kemungkinan faktor alam lainnya.  "Salah satu yang kami khawatirkan saat hujan ini adalah longsoran-longsoran sebagai dampak dari kebakaran. Ranting-ranting kemudian tanah-tanah habis terbakar dan kemaru panjang yang kering kemudian ditimpa hujan pohon-pohon yang habis terbakar,” ujar Sarif.

Kini tim Balai Besar TNBTS masih melihat dan melakukan sterilisasi jalur pendakian sebelum benar-benar dinyatakan aman bagi para pendaki. Setelah semua proses sterilisasi tuntas, maka jalur pendakian mulai dibuka. Jika dibuka, aturan lama masih tetap diberlakukan, yakni pendakian dilarang ke Puncak Mahameru, atau hanya sampai batas Kalimati saja. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00