• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi & Perbankan

e-Tax, Upaya Maksimalkan Penerimaan Pajak Kota Malang

10 November
11:54 2019
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Komisi B DPRD Kota Malang mendorong agar penerimaan pajak daerah terus dimaksimalkan. Untuk itu, legislatif menekankan pentingkan sinergitas Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang dengan dinas lain demi memaksimalkan perolehan pajak daerah, salah satunya melalui implementasi e-tax. 

Sekretaris Komisi B DPRD Kota Malang, Arief Wahyudi mengatakan, kerja sama BP2D dengan Dinas Kominfo perlu dilakukan untuk meng-upgrade sistem IT perpajakan. "Jadi tidak bisa berdiri sendiri. Kalau pakai sistem jadul, maka susah capai target tinggi. Sehingga BP2D ini perlu kerjasama dengan Kominfo agar pajak daerah bisa maksimal," kata Arief, Minggu (10/11/2019).

Salah satu program yang bisa digarap, lanjutnya, yakni pengadaan alat yang mendukung program e-tax. Pasalnya, selama ini tidak semua wajib pajab memiliki peralatan yang mendukung program e-tax tersebut. 

"Disadari atau tidak, kesadaran dan kejujuran wajib pajak (WP) masih harus diwaspadai. Saat ini, infrastrukturnya belum terpenuhi semua. Misalnya untuk hotel dan restoran, mereka susah untuk beli alat untuk pelaporan e-tax. Jadi butuh peralatan besar di masing-masing resto dan hotel agar semua terwujud," ungkapnya.

"Kami akan bicara dengan Banggar (Badan Anggaran) dan Timgar (Tim Anggaran) DPRD Kota Malang agar menyediakan alat itu," imbuh poltisi PKB ini.

Sementara itu, Kepala BP2D Kota Malang, Ade Herawanto mengaku optimis dapat memaksimalkan pendapatan daerah dari sektor pajak pada 2020 mendatang. Termasuk memenuhi target pendapatan daerah Rp 620 miliar. "Siap nggak siap harus siap. Kami juga terus berupaya melakukan sosialisasi dan mengajak WP menggunakan sistem online. Baik itu e-tax, e-BPHTB dan lain-lain," tegasnya. 

Terlebih lagi, sekarang lembaga eks Dispenda Kota Malang itu telah memberikan fasilitas dan kemudahan bagi WP untuk menyampaikan laporan. "Saat ini sudah hadir aplikasi SAMPADE yang terus dioptimalisasi dan proses upgrade, sehingga terintegrasi dengan sistem online banking. Aplikasi ini dapat diakses kapan pun dan di mana pun melalui gadget, real time selama 24 jam," tandas Ade. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00