• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

DikSosBud & Iptek

Terkait Kenaikan Tarif BPJS, Menko PMK Bakal Gelar Rapat antar Menteri 

8 November
15:40 2019
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy menegaskan, jika dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pertemuan dengan sejumlah menteri untuk membahas tentang kebijakan kenaikan iuran bagi peserta BPJS Kesehatan. Hal tersebut diungkapkan Muhadjir di sela kunjungannya di Rumah Sakit Islam Aisyiah Kota Malang, Jumat (8/11/2019).

"Saya sudah dapat surat dari Menkes dan nanti akan kita rapatkan lintas kementrian soal itu, terutama kita harus dengar dari Kemenkeu Bu Sri Mulyani soal kenaikan iuran BPJS ini," kata Muhadjir.

Selama ini, pihak legislatif memang menolak adanya kenaikan iuran bagi peserta kelas III yang ditanggung oleh pemerintah. Namun, bagi Muhadjir, hal tersebut masih belum ada kesepakatan dan belum ada ketetapannya. "Mestinya yang harus dijadikan pegangan yang Perpres itu. Kalau ada diskresi ya tunggu dulu kita bicarakan lintas kementrian," ujarnya.

Menurut mantan Mendikbud ini, sebelum menetapakn kenaikan iuran, DPR meminta agar BPJS Kesehatan melakukan cleansing data terlebih dahulu. "Berdasarkan laporan yang sama terima, sebanyak 6 juta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang identitasnya tidak dikenali. 

"Lewat cleansing data itu, warga yang tidak dikenail akan dikeluarkan dan diganti dengan warga yang teridentifikasi dengan baik. Kemudian bagi mereka yang belum punya NIK (Nomor Induk Kependudukan),kita minta Dispendukcapil di daerah memfasilitasi itu," ungkap mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini.

"Cleansing data ini agar penggunaan dana pemerintah untuk PBI ini diserap sesuai sasaran. Segera minggu depan lintas kementrian duduk bersama dan bertemu membahas ini," tandasnya.

Sementara terkait kunjungannya di RSI Aisyiah Malang bersama Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris, Muhadjir menilai jika pelayanannya sudah bagus. "Di rumah sakit ini ada 83 persen yang merupakan peserta BPJS, dimana sebagia besar PBI yang iurannya ditanggung oleh pemerintah. Setelah observasi pelayanannya lumayan bagus," pungkas Muhadjir. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00