• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

DikSosBud & Iptek

Pemkot Malang Komitmen Seluruh Warga Kota Malang Punya Jaminan Kesehatan pada 2020

21 October
16:22 2019
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Seluruh warga Kota Malang harus punya jaminan kesehatan di tahun 2020 mendatang. Berdasarkan data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Malang, di pertengahan tahun 2019 baru sekitar 74 persen warga yang telah terdaftar dalam BPJS Kesehatan. Untuk itu, Pemerintah Kota Malang berkomitmen menjalankan program Universal HealthKit Coverage (UHC) 2020 mendatang. Harapannya, semua masyarakat Kota Malang bisa tercover BPJS Kesehatan.

“Tahun 2020 mendatang kita sudah siapkan sekitar Rp 45 miliar untuk program UHC dan tahun 2021 akan lebih kami tingkatkan lagu,” kata Walikota Malang, Sutiaji, Senin (21/10/2019).

Menurut Sutiaji, permasalahan kesehatan adalah hal vital yang kini menjadi konsentrasi pemerintah. Pembangunan sarana dan prasarana pada bidang kesehatan terus dilakukan termasuk di dalamnya menjalankan program UHC. “Kita cukup bersyukur karena berdasarkan laporan, angka harapan hidup di Kota Malang makin meningkat tiap tahunnya, hal ini tak lepas dari kerjasama antara pemerintah beserta elemen lainnya termasuk lembaga kesehatan,” ujarnya.

Ia pun menekankan, upaya membangun pola hidup sehat di masyarakat juga sedang digencarkan oleh Pemkot Malang.  Karenanya, bekerjasama dengan pihak rumah sakit akan disinergikan dalam merealisasi hal tersebut. “Tugas pemerintah daerah yang didelegasikan oleh Pemerintah Pusat salah satunya adalah bidang kesehatan. Dan tugas tersebut sudah dibantu oleh beberapa kalangan  rumah sakit,” tutur Sutiaji.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Malang, Hendry Wahjuni mengaku akan terus berupaya meningkatkan jumlah kepesertaan. Meskipun kesadaran warga untuk mendaftarkan diri dalam program jaminan kesehatan secara mandiri masih kurang. “Masyarakat saat ini masih ketika butuh baru daftar BPJS, ketika belum butuh yang enggan mendaftar. Sebaiknya mendaftar lebih awal, karena ketika mendaftar harus menunggu 14 hari dulu baru bisa aktif menjadi peserta,” kata Hendry.

Agar jumlah kepesertaan meningkat serta dapat memenuhi target UHC di tahun 2020 mendatang, BPJS Kesehatan telah melakukan nota kesepahaman dengan tiga Pemda di Malang Raya. pemerintah pun menyiapkan anggaran untuk masyarakat miskin agar tetap tercover program jaminan kesehatan. “Anggaran Pemda untuk masyarakat miskin sudah ada, tetapi tidak semua masyarakat miskin, sehingga yang mampu yang harus membayar sendiri,” pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00