• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi & Perbankan

Perbarindo Ajak Seluruh BPR Kota Malang Dukung Ketentuan Penambahan Modal

18 October
13:21 2019
0 Votes (0)

KBRN, Malang : Perhimpunan Bank Rakyat Indonesia - Perbarindo Malang mendukung kebijakan Otoritas Jasa Keuangan - OJK terkait dengan ketentuan penambahan modal untuk memenuhi ketentuan modal inti BPR.

Samsul Anam selaku Ketua Perbarindo Malang mengatakan penambahan modal bagi BPR merupakan hal yang tepat ditengah kondisi ekonomi saat ini . BPR harus menambah modal jika menginginkan eksis di tengah persaingan. Khususnya bersaing perusahaan financial technology - fintech, " BPR harus meningkatkan kredit dengan lebih menyasar ke kredit kecil dan menengah, tidak bisa lagi terlalu berkonsentrasi ke kredit mikro karena kredit ini sudah banyak digarap fintech, " katanya.(18/10/2019)

" Jika modal BPR besar, maka kemampuan BPR untuk membiayai UMKM juga semakin besar. BPR bisa melakukan sindikasi untuk membiayai kredit menengah jika ada keterbatasan dana, " imbuhnya.

Namun menurutnya, dari 74 perusahaan BPR di wilayah kerja OJK Malang, masih ada 4 perusahaan yang belum menambah modal untuk memenuhi ketentuan modal inti, " Kami terus berkomunikasi dengan pemilik BPR terkait upaya melakukan merger. Dan kami juga sudah melakukan komunikasi dengan calon investor baru jika ke 4 BPR tersebut berniat untuk menjual. OJK Malang sendiri juga mendesak 4 BPR tersebut untuk merger guna memenuhi kecukupan modal inti yang harus dipenuhi sampai akhir tahun ini, " terangnya lebih lanjut.

Sesuai dengan ketentuan OJK, BPR yang modal intinya yang kurang dari Rp 3 miliar saat diberlakukan ketentuan baru modal inti BPR, maka harus ditambah menjadi Rp 3 miliar sampai akhir tahun. Sedangkan BPR dengan modal inti sudah mencapai Rp 3 miliar saat ditetapkan, maka harus dipenuhi menjadi Rp 6 miliar sampai akhir tahun.

Ia Mengatakan, dari 74 BPR yang ada di wilayah kerja OJK Malang, 24 BPR harus menambah modal untuk memenuhi ketentuan kecukupan modal inti sesuai dengan ketentuan yang baru. Dari 24 BPR tersebut, lanjut dia, 20 BPR sudah berhasil memenuhi kecukupan modal inti. Yang perlu segera ditangani, ada 4 BPR yang sudah modal intinya mencapai Rp 3 miliar saat peraturan ditetapkan sehingga harus meningkatkan menjadi Rp 6 miliar sampai akhir tahun.(Van)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00