• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum & Kriminal

Viral Anak Jual Ibu Kandung, Polres Bitar Selidiki Akun FB Friska Melia

18 October
11:28 2019
0 Votes (0)

KBRN, Blitar: Masyarakat Blitar dan sekitarnya utamanya pengguna aktif media sosial Facebook dihebohkan dengan edaran salinan atau screenshot status facebook atas nama Friska Melia Anastasya pada 11 Oktober 2019 lalu. Dalam status itu, bertuliskan seorang wanita ingin menjual ibu kandungnya dengan harga Rp 10 ribu dikarenakan sang ibu mengalamai sakit-sakitan. 

Bahkan hal ini juga sudah viral dan diunggah di berbagai akun media sosial termasuk Instagram dan Twitter. Viralnya status tersebut memancing polisi untuk melakukan patroli cyber. Menanggapi hal ini, Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono mengatakan, dari hasil patroli cyber pihaknya menemukan akun tersebut dan saat ini masih terus dilakukan penyelidikan. 

"Penyebutan nama Blitar inilah yang membuat kami sedang menelusuri siapa pemilik akun yang diduga akun palsu tersebut," katanya, Jumat (18/10/2019).

Ia memastikan, polisi akan menelusuri siapa saja yang berteman dengan akun Facebook Friska Meila Anastasya. "Dari situ akan ada kemungkinan pemilik akun tersebut diketahui," ujar Heri.

Untuk diketahui, akun Facebook Friska Meila Anastasya viral di media sosial setelah menjual ibunya dengan harga Rp 10 ribu. Tak cukup disitu, akun tersebut juga menghujat sang ibu yang digambarkan sedang sakit-sakitan. Sang pemilik akun juga mempertanyakan pengorbanan ibu kala dirinya melahirkan.

 Akun ini juga sempat menuliskan ungkapan klarifikasi, namun isinya juga masih menghujat ibunya. Ungkapan klarifikasi inilah yang dipertanyakan oleh polisi. Salinan layar berbagai hujatan kepada sang ibu oleh akun Friska Meila Anastasya langsung viral di berbagai media sosial seperti Instagram, dan Twitter. Tak sedikit warga net yang menghujat akun tersebut. (nin/num)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00