• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Life Style & Info Publik

Di Kota Batu ‘Djancuk’ Kini Bisa Dimakan

16 October
18:00 2019
0 Votes (0)

KBRN,  Batu: Apa yang terpikirkan oleh anda, ketika mendengar ungkapan ‘Djancuk’? di Jawa Timur, kata tersebut identik dengan umpatan yang khas ala Malangan dan Suroboyoan. Namun dari kata itu muncullah menu istimewa yang terlahir melalui sentuhan kuliner karya Chef Agus Susanto yang merupakan Executive Chef Golden Tulip Holland Resort Batu.

Meski memiliki konotasi buruk, kata ‘djancok’ juga menjadi kebanggaan serta dijadikan simbol identitas bagi komunitas penggunanya.

Marketing Communication Golden Tulip Holland Resort Batu, Fanidia Larasati mengatakan, menu Djancuk ini dapat dinikmati oleh seluruh tamu yang menginap maupun tamu yang sekadar berkunjung ke restoran dan terbuka untuk umum.

“Ada 12 menu a la carte baru yang dikeluarkan oleh Golden Tulip Holland Resort Batu di bulan Oktober ini, 12 menu itu mulai dari main course hingga dessert dengan cita rasa khas tradisional,” ungkapnya, di Golden Tulip Holland Resort Batu,Rabu (16/10/2019).

Western dan chinese food yang terdiri dan‘ Gado-Gado, Laksa Singapore, Iga Bakar Djancuk, Spanish Sandwich, Fettucini a la Creme, Cabello de Angel, Mexicana Wagyu Spaghetti, Exotic Mushroom Chicken Pasta, Sop Buntut Pasar Rempah, Bebek Panderman, Wedang Ronde, Creme Bmlle. Menu a la carte baru tersebut diciptakan dengan cita rasa hotel bintang 5 serta harga yang terjangkau.

“Kami tambahkan 12 menu a la cane dalam pilihan menu kami agar memudahkan tamu yang menginap, harapannya tamu akan puas untuk menikmati fasilitas dan menu di hotel kami,” tambahnya.

Tidak sampai disitu, menikmati suasana Kota Batu sampai jam 10 malam dari Branche Restaurant dan The Peak Lounge yang terbuka untuk umum, tentu akan menambah nikmat suasana santai tamu hotel dan pengunjung ditemani menu hebat serta harga bersahabat, tentu menjadi cerita indah untuk menghabiskan waktu di Golden Tulip Holland Resort, Kota Batu. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00