• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi & Perbankan

Resmi Dibentuk, DPW Asprumnas Jatim Target Penuhi Backlog Housing

14 October
16:00 2019
3 Votes (3.7)

KBRN, Malang : Pesantren Property bersinergi dengan Asprumnas ( Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional ) menggelar beberapa agenda dalam meeting anggota yang diadakan di Hotel Sahid Montana II kota Malang pekan lalu, diantaranya agenda pembentukan DPW – Dewan Pengurus Wilayah Asprumnas Jawa Timur.

Ketua Umum DPP Asprumnas M. Syawali P, SE, MM kepada RRI mengatakan, bahwa hadirnya asosiasi ini bertujuan untuk mengembangkan potensi properti di Jawa Timur. Karena berdasarkan analisa nya, selain Malang dan Surabaya, potensi  bisnis properti juga mulai bertumbuh di beberapa wilayah di Jawa Timur, " Pembangunan infrastruktur yang masiv menjadi pemicu geliat bisnis ekonomi di Jawa Timur, kalau dulu barometer nya adalah Surabaya dan Malang saat ini hampir diseluruh wilayah Jatim sudah mulai muncul proyek – proyek properti, baik itu perumahan komersial atau FLPP, hotel, apartemen, condotel, co – living property, rumah kost bahkan tanah kavling. Untuk itu kami sepakat membentuk DPW Asprumnas Jatim, " katanya.(14/10/2019)

" Selain untuk mengembangkan bisnis properti di Jatim, Asprumnas DPW Jatim diharapkan mampu menjalin kerja sama dengan asosiasi sejenis yang sudah ada, guna mempercepat pertumbuhan bisnis properti dan menyerap program nasional 1 juta rumah, " imbuhnya.

Sementara itu, Ervan Erianto selaku Ketua DPW Asprumnas Jatim terpilih mengatakan setelah terbentuknya kepengurusan DPW Jawa Timur, asosiasi akan langsung bekerja mendukung program pemerintah, yaitu pengentasan backlog housing nasional, " Backlog housing di Jawa Timur masih besar, ini tentu menjadi peluang sekaligus tantangan pengembang yang tergabung di Asprumnas, maka dari itu DPW Jatim menjadikan subject tersebut sebagai agenda kerja awal yang harus dikejar, selain beberapa agenda kerja lain yang akan kami jalankan di tahun depan, " terang Ervan.

" Kami akan mengajak seluruh anggota pengembang yang berada di wadah Asprumnas Jawa Timur untuk bersama-sama dan bersinergi turut membangun perumahan agar backlog housing di Jatim dapat teratasi. Hal ini penting agar target yang telah di sepakati bersama yakni terbangunnya 20.000 unit rumah di Jawa Timur, baik melalui program FLPP maupun BP2BT dapat terpenuhi, “ pungkasnya.(Van)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00