• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum & Kriminal

Untung Rp 50 Ribu Tiap Butir Pil, Penjual Obat Aborsi Sasar Kaum Mahasiswi

14 October
16:15 2019
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Memilik julukan sebagai kota pendidikan dimana banyak pelajar dan mahasiswa, praktik aborsi atau pembunuhan janin bayi menjadi kasus yang ironis di Kota Malang. Beberapa waktu yang lalu, Satreskrim Polres Makota berhasil mengamankan lima tersangka jaringan aborsi. Mereka adalah  AS (20), BHN (20), TD (22), IN (32), dan TR (48). Bahkan dua tersangka diantaranya merupakan mahasiswi perguruan tinggi di Kota Malang.

Salah satu tersangka adalah TD. Ia merupakan suplier obat-obatan aborsi di wilayah Kota Malang. Dengan menjual obat terlarang ini, pria 22 tahun ini mengaku mendapatkan keuntungan Rp 50 ribu per butir. "Obat ini dijual seharga Rp 100 ribu per butir," ungkap TD di hadapan wartawan, Senin (14/10/2019).

Ditanya soal sasaran peredaran obat terlarang itu, TD mengaku banyak menjual pada kaum wanita muda yang notabene merupakan mahasiswi atau pelajar. "Jual obat aborsi ini sejak akhir 2018 lalu. Sudah sekitar 10 kali terjual," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Malang Kota, AKBP Dony Alexander mengungkapkan, betapa pentingnya edukasi pada masyarakat agar kejadian aborsi tidak terulang. "Sasaran peredarannya adalah wanita muda, untuk statusnya pelajar atau mahasiswi saat ini masih dalam penyelidikan tim kami," ujar Dony.

Selain pengungkapan kasus, sambungnya, kepolisian juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta lembaga pendidikan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. "Karena ini memberikan dampak yang tidak baik untuk generasi bangsa," tegasnya. 

Selain mengamankan TD, kepolisian juga mengamankan empat orang tersangka lainnya. Mereka adalah dua mahasiswi berinisial BHN (20) dan AS (20), serta dua suplier obat yakni TN (48) dan IR (32). Selain mengamankan sejumlah obat-obatan abrosi, polisi juga mengamankan barang bukti lainnya berupa baju dan gunting yang digunakan tersangka AS saat aborsi, serta tulang belulang janin yang berusia 7 bulan kandungan di lahan perkebunan yang terletak di kawasan Pasuruan. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00