• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Malang News

Pemadaman Kebakaran Hutan Gunung Semeru Tinggal Satu Titik

28 September
11:22 2019
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Upaya pemadaman kebakaran hutan Gunung Semeru sekitarnya membuahkan hasil. Hingga Jumat (27/9/2019) malam, tercatat tinggal satu titik kebakaran hutan yaitu di Ungup-Ungup menuju arah Aruh, Pasrujambe. Namun upaya pemadaman di lokasi tersebut cukup sulit, Lantara lokasi yang jauh dari jangkauan tim, atau kurang lebih 17 kilometer dari Posko Ranupani.

"Selain jauh, lokasinya juga berada di medan yang sangat terjal sehigga tim msh melakukan pemantauan dan koordinasi lebih lanjut," kata Plt. Kasub Bagian Evaluasi, Pelaporan dan Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), Sabtu (28/9/2019).

Sedangkan titik-titik api yang sudah berhasil dipadamkan berada di lokasi Gunung Kepolo, Arcopodo, Kelik, Eatupecah, Waturejeng, Ayek-ayek, Pusung Gendero, Ranu Kumbolo, Pangonan Cilik, Oro-oro ombo dan Watu Tulis dengan area terdampak seluas 80,1 ha.

"Kemarin kondisi cuaca di lokasi gerimis dan berkabut dan semoga segera turun hujan untuk membantu pengendalian akhir karhut," tuturnya.

"Agar turun hujan, kemarin kami juga telah melakukan shalat istisqo’ di halaman posko Ranupani TNBTS untuk menyempurnakan ikhtiar dan memohon pertolongan dari Tuhan Yang Maha Kuasa dipimpin Dandim 0821 Lumajang," sambungnya.

Saat ini, upaya pemadaman masih terus berlangsung dengan jumlah personel sebanyal 329 orang, terdiri dari petugas TNBTS, BPBD Provinsi Jatim, BPBD Lumajang, Kodim/Koramil Lumajang, Tim Kobra Polres Lumajang, Saver, Pramuka Peduli, Gimbal Alas, Komunitas Porter, Masy Relawan Indonesia ACT, Masy Mitra Polhut, Manggala Agni, Tim Evakuasi Mandiri Ranupani, Pasrujambe, Duwet dan desa sekitarnya. 

"Petugas bekerja dengan sistem shift.  Prinsip pemadaman dan pengendalian karhut adalah safety first, dengan mengutamakan keselamatan tim, memadamkan area yang terjangkau, memperhatikan arah dan kecepatan angin serta pembuatan sekat bakar," tandasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00