• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi & Perbankan

APM Belum Menyikapi Rencana Berlakunya PPnBM Bagi LCGC

20 September
16:18 2019
0 Votes (0)

KBRN, Malang : Pasar mobil Low Cost Green Car (LCGC) merupakan segmen penjualan yang gurih bagi industri otomotif. Setidaknya setiap tahun 20 persen porsi penjualan mobil dikuasai segmen tersebut.

Saat mobil LCGC diwacanakan bakal dikenai Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) 3 persen, Tak ayal harga mobil ini diprediksi bakal naik dan bersaing dengan Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) yang harganya selama ini di atas LCGC. Padahal sebelumnya kendaraan dengan harga terjangkau itu mendapatkan keistimewaaan PPnBM 0 persen.

Mengenai hal tersebut, Agen Pemegang Merek (APM) Wuling menilai setiap penambahan pajak pasti berdampak bagi harga jual produknya. Wuling sebelumnya dikabarkan tidak menampik kemungkinan akan mendatangkan LCGC, mengingat belum ada line up produk tersebut di Indonesia. Dian Asmahani, Brand Manager Wuling menegaskan bahwa perusahaannya memang belum ada rencana mendatangkan model LCGC itu, " Kami masih fokus ke model-model kami saat ini LMPV, MPV dan SUV," ucapnya.(20/09/2019)

Wuling Confero dan Wuling Cortez memang menjadi andalan APM ini, lagipula kata Dian setiap mendatangkan produk baru perusahaan selalu melakukan riset pasar terlebih dahulu.

Seandainya ada peningkatan harga di LCGC, maka diperkirakan peluang head to head harga antara segmen tersebut dengan mobil yang lebih murah semakin besar. Harga Wuling Confero sebagai pemain segmen LMPV mulai dibanderol dengan harga Rp 137 juta per unit.

Mengenai kesempatan Wuling berkompetisi dengan LCGC , Dian enggan menanggapi yang muluk-muluk, " Sebenarnya mau dikatakan naik atau tidak, dari kami tetap mencoba memberikan yang terbaik untuk customer saja, " sebutnya.(Van)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00