• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Malang News

Kantong Darah Terkontaminasi HIV, PMI Kota Malang Perketat Proses Screening

16 September
13:04 2019
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Meski telah melalui proses seleksi, namun masih saja ada kantong darah yang terkontaminasi penyakit berbahaya. Untuk itu, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang memperketat proses screening bagi pendonor. Proses screening itu dilakukan sejak seleksi administrasi.

"Sebelum diambil darahnya, pendonor akan mengisi dulu formulir, disitu ada pernyatanyaan soal apakah si pendonor  pernah menggunakna jarum suntik yang bergantian, atau pernah berhubungan bebas, dan yang lainnya," kata Kepala Unit Tranfusi Darah (UTD) PMI Kota Malang, Enny Sekarrengganengati, Senin (16/9/2019).

Untuk itu, pihaknya juga berharap kejujuran dari si pendonor ketika mengisi formulir tersebut. Sehingga bisa mencegah peredaran penyakit menular berbahaya melalui darah. "Untuk itu kejujuran dari si pendonor sangat mempengaruhi kualitas darah. Meski demikian masyarakat tidak perlu khawatir, karena darah yang sudah diambil di kantong di-screening lagi dari penyakit berbahaya," ungkapnya.

Ia menjelaskan, ada empat penyakit yang perlu diwaspadai dalam darah yang telah masuk. Yakni penyakit hepatitis B, hepatitis C, HIV/AIDS dan sipilis. Enny pun tidak menampik bahawa ada temuan kantong darah yang terkontaminasi empat penyakit tersebut. Namun sayang, ia tidak menyebutkan secara detail jumlah kantong darah yang terkontaminasi.

"Jika rata-rata ada 120 pendonor, ada satu atau dua kantong darah yang terkontaminasi. Khususnya penyakit HIV, karena memang tidak dipungkiri kalau kasus HIV di Kota Malang terbesar kedua setelah Surabaya," tutur wanita yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang ini.

Enny menegaskan, kantong darah yang positif mengandung penyakit berbahaya itu akan langsung disisihkan di lemari pendingin khusus, kemudian dimusnahkan. Pemusnahan ini dlakukan setiap seminggu sekali dengan cara dibakar. Pemusnahannya pun dengan menggandeng pihak ketiga. "Jika pendonor yang bersangkutan datang lag, petugas PMI tentunya akan memberikan konseling dan solusi tindak lanjut penyakitnya," tandas Enny.

Sementara itu, saat ini stok darah di PMI Kota Malang terbilang aman. Tercatat ada 656 kantong darah, dengan rincian golongan A 119 kantong darah, AB sebanyak 62 kantong darah, B 227 kantong darah, dan golongan O sebanyak 248 kantong darah. "Populasi orang dengan golongan darah AB memang lebih kecil jika dibandingkan yang lainnya. Jadi stok golongan darah AB paling minim," pungkasnya. (Foto: Antara)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00