• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum & Kriminal

Bea Cukai dan BNN di Malang Raya Gagalkan Penyelundupan 7 Kilogram Ganja

4 September
13:07 2019
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Kerjasama antara Bea Cukai dan Badan Narkotika Nasional (BNN) di Malang Raya membuahkan hasil, dengan penggagalan pengiriman 7 kilogram ganja dari Medan menuju Kota Malang dan Kabupaten Malang. Ganja itu dikirimkan melalui 4 penerima di wilayah Malang melalui jasa pengiriman barang. 

"BNN tidak bisa sendiri dalam pengungkapan maupun upaya memerangi narkoba. Namun perlu ada kerjasama instansi lain maupun masyarakat," kata Kepala Badan Narkotika Naional (BNN) Jawa Timur, Brigjen Pol. Bambang Priambadha saat ditemui di Kanwil Bea Cukai Jawa Timur II, Rabu (4/9/2019).

Kegiatan joint operations n berlangsung pada 31 Agustus hingga 2 September lalu. Diawali dengan diterimanya informasi dar BNN pusat, jika akan ada paket yang diduga berisi ganja yang dikirim melalui jasa pengiriman paket yang diduga berisi ganja dikirim ke Malang."Dari informasi tersebut, tim penindakan dan penyidikan kanwil Bea Cukai Jatim II dan BNN Malang Raya melakukan pengintaa terhadap paket tersebut," ujarnya.

Dari penggagalan 7 kilogram ganja tersebut, petugas juga mengamankan 3 orang tersangka, yakni AR alias Ipan (34), CF (39), dan MS (24). Sementara seorang lainnya berinsial AR alias Apin saat ini masih dalam pencarian. "Ketiga tersangka ini ditangkap di lokasi atau alamat pengiriman ganja yang tertera dalam paket ganja tersebut," tuturnya.

Alamat-alamat yang dituju yakni di wilayah Kota Malang Jalan Terusan Surabaya, Jalan Sunan Kalijaga, dan Jalan Muria. Sementara di wilayah Kabupaten di Jalan Raya Kebonagung. "Dari tujuh kilogram itu dikirim ke wilayah Kota Malang, sedangkan dua kilogramnya di wilayah Kabupaten Malang," ungkap Bambang. 

Menurutnya, pengiriman narkoba melalui jasa pengiriman merupakan salah satu modus penyebaran narkoba. Untuk itu, ia mengimbau warga mewaspadai modus ini. Selain itu, masyarakat diharapkan tidak memberikan informasi berupa alamat rumah tinggal kepada sembarang orang. "Bisa saja alamat ini disalahgunakan orang yang tidak bertanggungjawab untuk pengiriman barang seperti narkoba," imbaunya.

Kepala Kanwil Bea Cukai Jatim II, Agus Hermawan menambahkan, penindakan ini adalah bentuk sinergi ini juga akan terus dilakukan dengan aparat penegak hukum lainnya. Menurutnya, joint operations di Malang ini berhasil menyelamatkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba. "Bila satu orang mengkonsumsi 3 gram ganja berarti joint operations ini berhasil menyelamatkan setidaknya 2.300 an jiwa generasi muda dari bahaya narkoba," tutur Agus. 

Dari penindakan ini, para tersangka dijerat pasal 111 sampai dengan 114 jo pasal 132 Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal hukuman mati. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00