• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Malang News

Simulasi Bencana, Personel TNI dan BPBD Amankan Korban Bencana di Kampung Warna-warni Kota Malang

27 August
10:03 2019
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Sejumlah warga di kawasan wisata Kampung Warna-warni dan Kampung 3 Dimensi Kota Malang pada Selasa (27/8/2019) pagi dihebohkan dengan kedatangan ratusan personel Paskhas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). 

Dilengkapi dengn berbagai alat evakuasi bencana, sekitar 700 personel ini siap melakukan evakuasi korban bencana banjir di bantaran Sungai Brantas tersebut. Satu unit helikopter juga tampak berlalu lalang di atas kawasan wisata itu sambil membawa obat-obatan dan bantuan makanan bagi korban bencana. 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kegiatan simulasi bencana yang diikuti oleh pasukan gabungan Korps Pasukan Khas TNI AU, BPBD, PMI, dan persnil lainnya. Simulasi ini sebagai salah satu upaya untuk melatih personil menangani potensi bencana yang terjadi di wilayah Malang.

"Sesuai dengan tugasnya, TNI memiliki tugas menanggulangi akibat bencana alam. Sebagi satuan  bagian dari TNI, Korps Paskhas diberi kesempatan melaksanakan giat latihan untuk tingkatkan kemampuan prajurit," kata Asisten Operasi Korps Paskhas, Kolonel Pas. Ahmad S. Qodri di sela simulasi.

Dari simulasi tersebut, diharapkan personelnya terlatih dalam melakukan pencarian, pertolongan, dan penyelamatan akibat bencana alam banjir dan tanah longsor. 

"Seluruh komponen masyarakat, pemda, alutsista, BPBD, dan PMI terlibat sebanyaj 700 personil melakukan giat pencarian dan penyelamatan akibat banjir yang terjadi di wilayah Malang," tuturnya.

Ke depan, personel gabungan ini juga akan melakukan pemetaan bencana, sekaligus pembangian personil dan tugas masing-masing dalam hal evakuasi bencana. 

"Simulasi ini juga media untu belajar medan di setiap wilayah yang berpotensi bencana. Jika sudah tahu medannya, personel jadi paham lokasi dan cara menolong korban," tandasnya.

Sementara itu, Kusmiyati, salah seorang warga di Kampung 3D mengungkapkan, dengan mengamati kegiatan simulasi evakuasi bencana, warga juga menjadi paham bagamaina cara dan proses penanganan bencana" Kita dapat ilmu baru, khususnya saat bencana, jadi tahu yang perlu ditolong pertama siapa," pungkasnya. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00