• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Life Style & Info Publik

Jabatan Habis, Anggota DPRD Kota Malang PAW Bakal Dapat Pesangon

22 August
16:46 2019
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Meski hanya duduk di bangku legislatif selama satu bulan, anggota DPRD Kota Malang Pergantian Antar Waktu (PAW) yang akan purna masih mendapatkan uang pesangon.

Sekwan DPRD Kota Malang, Mulyono mengungkapkan, uang pesangon itu dinilai sebagai jasa pengabdian mereka menjadi legislatif. 

"Pemberian jasa ini wajar karena diatur dalam peraturan resmi pemerintah, yakni PP 18 Tahun 2017 Tentang Keuangan DPRD," katanya, Kamis (22/8/2019).

Ia menjelaskan, bunyi atau amanat dari PP tersebut adalah bagi para anggota DPRD yang purna menjabat lagi atau tidak, maka akan diberikan jasa pengabdian. "Besarnya uang itu representasi dikalikan dengan masa jabatan," tutur Mulyono.

Mulyono menambahkan, maksimal uang jasa pengabdian tersebut diberikan sebanyak 6 kali, karena maksimal periode adalah lima tahun. Maka dalam kasus anggota DPRD hasil PAW di Kota Malang ini, karena hanya 11 bulan bekerja maka hanya diberikan satu kali saja.

"Hal ini karena masing-masing anggota dewan bisa jadi berbeda nominal uang jasa pengabdiannya. Yang jelas tidak akan lebih dari nilai Rp 1,6 juta untuk setiap anggota dewan," tegasnya.

Sementara itu, terdapat satu anggota DPRD Kota Malang yakni Tutuk Hariyani yang bekerja dalam masa pengabdian 4,5 tahun. Untuk itu, lanjut Mulyono maka hanya Tutuk sajalah yang mendapatkan jumlah uang jasa pengabdian lebih dari yang lainnya. 

Untuk diketahu, kasus korupsi yang menimpang 42 anggota dan unsur pimpinan DPRD Kota Malang pada 2018 lalu membuat kursi legislatif di kota pendidikan kosong. Untuk itu, Mendagri pun segera mengambil langkah cepat dengan melantik anggota dewan hasil PAW untuk melanjutkan agenda legirlatif yang sempat terhambat. Kini, masa jabatan anggota dewan itu hampir usai seiring dengan terpilihnya 45 anggota DPRD Kota Malang yang baru hasil Pemilu April 2019 lalu. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00