• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Malang News

Habiskan Puluhan Miliar Rupiah, Pembangunan Pasar Sumedang Kepanjen Belum Tuntas

1 July
11:44 2019
3 Votes (4.3)

KBRN,Malang: Meski puluhan miliar rupiah telah digelontorkan Pemerintah untuk pembangunan pasar Sumedang, Kepanjen, Kabupaten Malang, tetapi hingga kini pasar tersebut belum juga tuntas. Akibatnya, ratusan pedagang pasar Sumedang mendesak kepada Pemerintah setempat untuk segera menyelesaikan pembangunan pasar itu.

Pantauan RRI, kini bangunan pasar Sumedang yang telah menyedot anggaran hingga puluhan miliar rupiah masih belum bisa ditempati. Di sekeliling bangunan masih terlihat pagar seng berwarna oranye sehingga masyarakat tidak bisa memasuki areal pasar tersebut. Belum terlihat adanya aktivitas tukang bangunan ataupun kuli yang bekerja melanjutkan pembangunan pasar di lokasi pasar Sumedang saat ini.

Ketua Paguyuban pasar Sumedang, Mulyawangsa mengaku pernah dilakukan koordinasi dengan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar serta Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Kabupaten Malang, sehingga tahun 2018 lalu dilakukan pembangunan menyelesaikan pembangunan di bagian bedak dan los, tetapi karena keterbatasan anggaran bagian depan pasar Sumedang belum bisa selesai, sekilas terlihat kesan pembangunan pasar yang mangkrak.

" Kami pernah koordinasi dengan Dinas Pasar dan Ciptakarya akhirnya tahun kemaren dikerjakan hinggga tuntas di bagian bedak dan los, bagian depan tidak selesai," ungkap Mulyawangsa kepada RRI, Senin (1/7/2019).

Padahal, lanjut Mul sapaan akrab Mulyawangsa, pedagang ingin segera menempati tempat tersebut. Apalagi, sudah lebih dari 5 tahun, ratusan pedagang pasar Sumedang berada di tempat penampungan seperti sekarang.

" Sudah 5 tahun di sini (tempat penampungan:red). Sebenarnya tahun ini kita bisa menempati tapi belum tuntas gitu," jelasnya.

Sebab itu, Mul mengharapkan Pemerintah Kabupaten Malang memiliki niat baik untuk mentuntaskan pembangunan pasar Sumedang, sehingga bisa dimanfaatkan oleh pedagang untuk berjualan. Kata dia, dulu janji Pemkab Malang pembangunan pasar itu selesai dalam waktu 2 tahun, tetapi molor hingga sekarang.

" Kami mengharapkan inisiatif baik dari Pemkab sesuai dengan janji rapat saat itu, sebab dalam rapat besar kala itu dijanjikan dua tahun selesai, tapi sekarang 5 tahun lebih," tukasnya.

Harapan yang sama juga disampaikan Pedagang palen di pasar Sumedang, Ibu Hamim. Perempuan paru baya itu berharap Pemerintah segera menyelesaikan pembangunan pasar agar pedagang kembali tertata dengan sempurna seperti pedagang pasar pada umumnya.

" Dulu katanya ditampung sementara di sini, tapi sampain sekarang tak kunjung selesai," kata Bu Hamim.

Terpisah Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat mengatakan akan tetap melanjutkan pembangunan pasar Sumedang. Ditargetkan pembangunan pada tahun 2019 ini sudah bisa rampung.

Ia menjelaskan, tahun ini dialokasikan anggaran Rp 13 miliar untuk menyelesaikan pembangunan pasar. Diakui, pada tahun 2018 lalu sempat dianggarkan Rp 23 miliar, tetapi saat itu tidak ada kontraktor yang berani melakukan penawaran karena waktu yang mepet, sehingga Rp 13 miliar dikembalikan dan hanya Rp 10 miliar saja digunakan, diantaranya untuk membuat bedak dan los di pasar tersebut.

" Ya tahun ini kami anggarkan Rp 13 miliar untuk finishing pasar Sumedang. Pedagang jangan resah," imbuh Wahyu Hidayat melalui sambungan telepon selulernya.

Wahyu menambahkan,saat ini tengah proses lelang melanjutkan pembangunan pasar Sumedang tahun 2019. Bahkan kini sedang dilakukan persiapan pendampingan dengan TP4D Kejaksaan Negeri Kepanjen.(Sp)

  • Tentang Penulis

    Syamsuddin Putra

    Reporter LPP RRI Malang-Sekali di Udara Tetap di Udara

  • Tentang Editor

    Syamsuddin Putra

    Reporter LPP RRI Malang-Sekali di Udara Tetap di Udara

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00