• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Malang News

Pendaki Asal Amerika Meninggal Saat Pendakian ke Gunung Semeru

21 May
08:52 2019
1 Votes (5)

KBRN, Malang: Kabar duka menyelimuti kawasan pendakian di Gunung Semeru, Jawa Timur. Seorang pendaki Gunung Semeru berpaspor Amerika Serikat, Prasetio Tjondro meninggal dunia di Ranu Kumbolo, Minggu (19/5/2019). Pria 62 tahun ini meninggal karena sakit perut atau diare. 

Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS, Syarif Hidayat mengungkapkan, sebelum meninggal, Prasetio bersama rombongannya berjumlah 21 orang memulai pendakian ke Gunung Semeru pada Jumat (17/5/2019). saat itu, rombongan dibagi menjadi 3 tim dan didampingi oleh porter dan guide. 

"Keesokan harinya, rombongan tim pertama yang di dalamnya ada pendaki atas nama  Prasetio Tjondro  mengeluh sakit perut dan  meminta obat diare  kepada temannya di tim kedua bernama Lili, kebetulan berprofesi sebagai dokter," kata Syarif, Selasa (21/5/2019).

Namun pada Sabtu malam sekitar pukul 19.03, kondisi Prasetio Tjondro semakin memburuk. Sehingga oleh rekan rombongan dan porter dipindahkan ke shelter Ranu Kumbolo untuk menghangatkan badan  dan mendapatkan pertolongan pertama sekaligus penanganan lainnya.

"Malam harinya, petugas  jaga Resort PTN Ranupani menerima laporan dari salah satu kru pendakian bahwa pendaki atas nama Prasetio Tjondro mengalami sakit di Ranu Kumbolo dan meminta bantuan untuk  dilakukan evakuasi. Sehingga petugas pos RPTN Ranupani menghubungi tim evakuasi untuk segera mengevakuasi korban dari Ranu Kumbolo menuju Kantor Resort Ranu Pani," paparnya.

Lebih lanjut Syarif menjelaskan, pada Minggu (19/5/2019) dini hari, salah satu rombongan tim memberikan informasi ke petugas bahwa nyawa Prasetio tak bisa tertolong. Mendapat laporan itu, tim evakuasi Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru datang menuju ke Ranu Kumbolo. 

"Selanjutnya, Prasetio di evakuasi menuju mushalla yang berada di resort Ranu Pani. Petugas memeriksa ulang kondisi kesehatan Prasetio. Hasilnya, Prasetio dinyatakan meninggal dunia. Kami langsung meminta pertolongan medis dan mobil ambulans untuk dibawa ke RSUD Lumajang, kemudian jenazahnya dikirim ke Yogyakarta," pungkas Syarif. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview

Berita Terbaru

   

Magister Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya Raih Akreditasi A

00:00:00 / 00:00:00