• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum & Kriminal

Polisi: Pelaku Mutilasi di Malang Tak Alami Gangguan Jiwa

20 May
13:04 2019
1 Votes (4)

KBRN, Malang: Warga Kota Malang beberapa waktu yang lalu sempat digegerkan kejadian mutilasi. Potongan tubuh korban ditemukan di sekitar lahan parkir lantai dua kawasan Pasar Besar Malang. Saat ini, pelaku pembunuhan sekaligus mutilasi, Sugeng Angga Santosa telah mendekam di tahanan Polres Malang Kota. Sementara identitas korban masih belum diketahui.

Perilaku keji yang dilakukan Sugeng membuat sejumlah pihak menilai jika pria 49 tahun ini mengalami gangguan jiwa. Bahkan, Sugeng sempat dikabarkan akan dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang. Namun, setelah kepolisian menggandeng psikolog untuk mengetahui kondisi kejiwaan Sugeng, pelaku yang merupakan warga Jodipan ini dinyatakan secara sadar melakukan tindak kejahatan tersebut.

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri mengungkapkan, ketika ditangkap, pelaku awalnya mengakui jika ia hanya memutilasi setelah korbannya meninggal akibat sakit. Namun dari hasil pendalaman penyidik dalam kasus mutilasi, ditemukan bukti-bukti dan fakta-fakta yang mengarah bahwa kasus ini diawali dengan pembunuhan dan dilakukan mutilasi. "Ini berbeda dengan pengakuan pelaku yang pertama," kata Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri, Senin (20/5/2019).

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan psikologi, disimpulkan bahwa pelaku awalnya memang masih menutup kejadian yang sebenarnya. "Saat melakukan perbuatannya, pelaku dalam keadaan sadar, normal, dan tidak dalam gangguan psikis. Sehingga pelaku bisa menceritakan secara detail," ungkapnya.

"Cerita itu didesain untuk meyakinkan orang-orang yang bertanya tentang kejadian tersebut. Dan pelaku memahami efek atau resiko dari perilaku itu. Pembunuhan ini diakui sendiri oleh Sugeng," sambung Kapolres. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00