• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum & Kriminal

Pencabulan Siswi SD, Komnas PA Siap Beri Pendampingan Psikologis Bagi Korban

18 February
19:18 2019
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Komnas Perlindungan Anak siap untuk memberikan pendampingan psikologis bagi korban kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum guru sekolah dasar di Kota Malang. Bahkan, Komnas PA juga siap membantu kepolisian untuk mengungkap kasus asusila ini.

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait menilai jika korban saat ini mengalami trauma. Disinyalir, ada sedikitnya 20 siswi yang menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum guru berinisial IM ini. "Kami siapkan pendampingan  psikologis, akan ada tempat khusus untuk pendampingan korban, termasuk keluarganya," kata Arist di sela kunjungannya ke Polres Malang Kota, Senin (18/2/2019).

Dalam rangka memberikan pendampingan tersebut,  Komnas Perlindungan Anak akan bekerjasama dengan lembaga perlindungan anak di Kota Batu dan Kota Malang. "Psikososial therapy bagi korban dan keluarga korban ini akan diadakan di tempat yang steril dan aman," ungkapnya.

Terkait dugaan intimidasi pada korban dan walimurid agar tidak melaporkan kejadian ini ke kepolisian, Arist Sirait menegaskan jika Lembaga Perlindungan Anak (LPA) akan melakukan monitoring. Bagi pihak yang mengahalangi penyelidikan kasus ini juga bisa dikenai ancaman pidana.

"Saya sudah mengatakan pada kepala sekolah dan dinas pendidikan tentang sanksi pidana bagi yang menghalangi penyelidikan. Selain itu, saksi korban harus dilindungi, kita bisa minta bantuan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK)," pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00