• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum & Kriminal

Kasus Oknum Guru Cabul, Wawali: Tidak Bisa Langsung Dipecat

18 February
16:35 2019
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Dunia pendidikan di Kota Malang tercoreng akibat kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru berinisial IM di salah satu sekolah dasar di Kota Malang. Menanggapi hal ini, Pemerintah Kota Malang masih belum bisa memberikan sanksi tegas meski guru tersebut berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). 

Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko mengatakan, untuk melakukan pemecatan terhadap oknum guru tersebut harus didasari bukti secara hukum terkait pelanggaran yang dilakukannya. "Sebab, PNS juga terikat dengan ketentuan yang ada, terutama terkait pemberian sanksi yang harus dibuktikan dengan pelanggaran," kata Sofyan Edi, Senin (18/2/2019).

Saat ini, oknum guru olahraga ini telah dimutasi ke Dinas Pendidikan sebagai tenaga administratif. Praktis, guru tersebut sudah tidak bertugas sebagai tenaga pengajar di sekolah. Langkah tersebut langsung diambil usai kasus ini mencuat ke publik. "Oleh karena itu, Pemkot mengambil tindakan-tindakan sebagai bentuk sanksi itu harus dihormati, karena sudah sesuai ketentuan yang ada," ujar politisi Goklar ini.

Sofyan Edi menampik tudingan bahwa sanksi mutasi tidak membuat jera para pelaku kekerasan seksual. Ia menegaskan bahwa Pemkot Malang akan mengambil tindakan tegas berdasarkan keputusan hukum dari pengadilan. "Bukan tidak mungkin pemberian sanksi yang lebih berat, itu faktanya memang diperbolehkan. Tetapi kalau betul-betul terbukti dan ada keputusan pengadilan," tegas Bung Edi, sapaan akrabnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00