• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum & Kriminal

Kasus Pelecehan Seksual Anak, Warga Malang Demo Dinas Pendidikan

18 February
13:15 2019
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Ratusan warga Malang lintas generasi menggelar aksi demo di depan kantor Dinas Pendidikan Kota Malang, Senin (18/2/2019). Mulai mahasiswa, ibu-ibu, hingga nenek bergantian melakukan orasi untuk menyampaikan tuntutannya. 

Aksi tersebut dilakukan sebagai upaya agar kepolisian dan Pemerintah Kota Malang segera menuntaskan kasus dugaan pelecehan seksual oleh guru berinisial IM di salah satu sekolah dasar di Kota Malang pada siswinya. Disinyalir jumlah korban kasus dugaan asusila ini mencapai lebih dari 20 siswi.

Dalam orasinya, warga Malang mengungkapkan kekecewaannya terhadap pihak kepolisian yang dinilai lamban menangani kasus ini. "Kami juga kecewa karena oknum guru itu tidak mendapatkan sanksi berat oleh Dinas Pendidikan," kata koordinator aksi, Sri Wahyuningsih. 

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Zubaidah sempat tidak ingin menemui warga yang menggelar aksi demo. Namun setelah didampingi pihak kepolisian, wanita berhijab ini akhirnya keluar menemui pendemo. Ia menyanggah jika dituduh lepas tangan dari kasus ini.

"Kami sudah mengambil sikap dengan memberi sanksi sesuai peraturan pemerintah nomor 53 tahun 2010. Setelah ada laporan kejadian, yang bersangkutan langsung kami tarik ke Dinas Pendidikan," ujar Zubaidah. 

Selain itu, sambung Zubaidah, pihaknya  mengaku sudah memberikan pendampingan psikolog ke korban. Termasuk membantu kepolisian mengawal peyelesaian kasus ini. "Kami sudah menyediakan layanan kepada para korban," tandasnya.

Zubaidah berharap, kasus ini merupakan yang terakhir kalinya terjadi di kota pendidikan. Pihaknya pun menghimbau agar pihak yang terlibat di di dunia pendidikan untuk tak segan mengingatkan jika ada indikasi perilaku yang tidak sesuai norma. 

"Semoga ini yang terakhir kalinya di kota Malang. Yang jelas semuanya sudah diatur dalam prosedural, kalau saya bekerja tidak sesuai aturan justru saya yang akan menerima sanksi. Bukan hanya untuk SDN Kauman 3 saja, tetapi seluruh Kota Malang. Akan kita kumpulkan seluruh kepsek negeri dan, swasta agar kejadian seperti ini tidak terulang," pungkasnya. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00