• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum & Kriminal

Terlibat Kampanye, KASN Beri Sanksi PNS Pemkot Malang

15 January
10:00 2019
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Tindakan tegas diambil Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terhadap salah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Malang. PNS bernama Bambang Setiono tersebut mendapatkan sanksi setelah kedapatan melakukan sejumlah postingan bernada kampanye di media sosialnya. Bahkan ia juga mengunggah foto salah satu kandidat calon presiden RI. 

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Malang, Alim Mustofa mengatakan, putusan terhadap Bambang telah diterima oleh Bawaslu dari KASN. Dalam surat keputusan tersebut, Bambang Setiono dinyatakan terbukti bersalah, sehingga menetapkan sanksi kategori sedang. 

"Saat ini surat balasan KASN sudah dikirim ke Pemkot Malang. Sanksi atas pelanggaran disiplin sedang. Sedangkan untuk riil sanksinya seperti apa, itu di bawah wewenang Pemkot Malang," kata Alim, Selasa (15/1/2019).

Meski demikian, Bawaslu akan tetap memantau perkembangan sanksi yang diberikan pada PNS yang saat ini masih tercatat sebagai Kepala Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Penerangan Jalan (PPPJ) Bidang Penerangan Jalan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Malang ini. "Kami akan terus memantau pelaksanaan surat keputusan KASN itu," tuturnya.

Jika berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) menyatakan, bahwa hukuman disiplin tersebut bervariasi mulai dari tingkat berat, ringan, hingga sedang. Beberapa jenis hukuman disiplin kategori sedang yakni penurunan pangkat 1 tingkat selama satu tahun; penundaan kenaikan pangkat selama satu tahun; penundaan gaji maksimal satu tahun; serta penundaan Kenaikan Gaji Berkala (KGB) selama satu tahun. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Bawaslu Kota Malang telah melakukan verifikasi dan pemeriksaan terhadap Bambang Setiono pada 13 November 2018 silam. Dari pemeriksaan tersebut Bawaslu juga menemukan bukti-bukti unggahan Bambang yang membagikan ajakan dukungan yang mengarah ke salah satu pasangan calon presiden. Atas tindakan itu, Bambang dinyatakan melakukan pelanggaran terhadap netralitas ASN dalam tahapan Kampanye Pemilu 2019. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00