• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum & Kriminal

Curanmor dan Narkoba Masih Intai Warga Kota Malang

31 December
10:42 2018
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Meski jumlah kejahatan di wilayah Kota Malang tercatat mengalami penurunan selama tahun 2018, namun kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan narkoba masih mengintai warga KOta Malang.

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri mengatakan, selama tahun 2018 tindak  kejahatan yang dilaporkan masyarakat pada polisi terdata sebanyak 683 kali. Dari ratusan laporan tersebut, laporan terbanyak merupakan kasus curanmor dengan jumlah laporan 264 perkara, kemudian disusul dengan kasus Narkoba sebanyak 104 laporan. 

"Pada tahun 2018 kasus kejahatan masih didominasi curanmor dan narkoba. Prosentase untuk curanmor sekitar 40 persen narkoba, narkoba juga sekitar 40 persen dari total laporan," kata AKBP Asfuri, Senin (31/12/2018).

Selain narkoba dan curanmor, laporan tindak kejahatan yang masuk ke kepolisian yakni pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bemotor (curanmor), minuman keras (miras), serta judi. 

"Meski demikian, tingkat penyelesaian kasus atas laporan masyarakat mengalami peningkatan. Jika pada 2017 lalu ada 1.527 laporan dengan 823 penyelesaian. Pada 2018 ini dengan 683 laporan, berhasil diselesaikan sebanyak 597 kasus," papar Asfuri. 

Menurutnya, peningkatan penyelesaian kasus tersebut merupakan bukti keseriusan kepolisian menyelesaikan gangguan kamtibmas yang dialami warga Kota Malang. "Dengan penurunan tindak pidana ini, menjadi bukti kerja keras seluruh personel dibantu instansi terkait, TNI dan masyarakat ikut menjaga kondusifitas lingkungan," pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00