• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum & Kriminal

Tangani Kasus Korupsi di Malang Raya, KPK Telah Terbitkan 20 Sprindik

15 December
07:04 2018
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menerbitkan 20 surat perintah penyidikan (sprindik) untuk kasus dugaan korupsi yang terjadi di wilayah Malang Raya. Surat tersebut mayoritas ditujukan untuk tiga kepala daerah di Malang Raya dan anggota DPRD Kota Malang. Selain itu, surat itu juga ditujukan untuk kepala dinas dan pihak swasta.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, dari 20 sprindik yang telah diterbitkan, antara lain 11 sprindik untuk kasus Tindak Pidana Korupsi (TPK) suap terkait pembahasan APBD-P Pemerintah Kota Malang Tahun Anggaran (TA) 2015. Kemudian dua sprindik untuk TPK suap terkait pengganggaran kembali proyek pembangunan Jembatan Kedungkandang dalam APBD Pemkot Malang TA 2016 pada tahun 2015.

"Tiga sprindik untuk TPK suap terkait dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kota Batu Tahun Anggaran 2017. Sementara 2 sprindik untuk kasus penerimaan gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan Bupati Malang," kata Febri di sela kunjungannya ke Kota Malang, Sabtu (15/12/2018).

"Sedangkan dua sprindik TPK suap terkait penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan pada Dinas Pendidikan Pemkab Malang TA 2011," lanjutnya. 

Terkait kasus dugaan korupsi di Malang Raya tersebut, Febri mengaku, jika KPK juga telah melakukan pelimpahan berkas terkait kasus yang menyeret Bupati Malang Rendra Kresna. Setelah pelimpahan berkas itu, kasusnya akan diproses di persidangan Tipikor Surabaya.

"Kami berharap, di  persidangan bisa terungkap beberapa fakta-fakta lain yang memungkinkan untuk melihat apakah ada atau tidak ada pelaku lain. Jadi prosesnya masih berjalan," tandas Febri. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00