• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum & Kriminal

Hutang Pajak Hingga Rp 1 Miliar, Pemkot Malang Tertibkan Wajib Pajak Bandel

27 November
17:32 2018
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Badan Pelayanan Pajak Dearah (BP2D) menggelar Operasi Gabungan (Opsgab) untuk menertibkan Wajib Pajak (WP) bandel di wilayah Kota Malang, Selasa (27/11/2018). Operasi gabungan tersebut melibatkan Satpol PP, DPM PTSP, Kejaksaan Negeri Malang, Denpom V/3 Brawijaya dan Polres Malang Kota.

Ada 15 titik yang menjadi sasaran Opsgab kali ini. Untuk sasaran WP kost diantaranya tersebar di kawasan Jalan Simpang Borobudur, MT Haryono, Sigura-gura, Tlogomas dan Joyo Utomo. WP Reklame di Jalan A Yani, S Parman hingga kawasan Soekarno-Hatta. Sedangkan sasaran WP PBB di kawasan Mergosono, Soehat, Bantaran dan Glintung. 

Kepala BP2D Kota Malang, Ade Herawanto mengatakan, titik yang menjadi sasaran operasi imumnya adalah para penunggak pajak daerah yang bandel dan sudah diberikan surat peringatan hingga tiga kali, namun tidak kunjung ada itikad baik untuk menyelesaikan kewajibannya.

"Nilai tunggakan masing-masing beragam, mulai dari Rp 20 juta an sampai Rp 220 juta an. Dengan total nilai tunggakan yang menjadi sasaran kali ini kisaran Rp 1 Milyar lebih," ungkap Ade. 

Menurutnya, giat ini bukan semata tindakan represif, namun lebih persuasif sebagai pembelajaran bagi masyarakat agar meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah. 

"Operasi gabungan ini juga sebagai upaya mengurangi tunggakan dan mengurai piutang Pemkot Malang," tuturnya. 

Namun karena tidak ada itikad baik untuk memenuhi kewajiban, tim Opsgab langsung melakukan penempelan stiker dan memasang patok di lokasi usaha WP bersangkutan.

"Stiker dan patok itu tidak boleh dilepas sebelum WP melakukan pelunasan pajaknya," tegas Ade. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00