• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum & Kriminal

Terhimpit Hutang, Penjaga Kos di Malang Nekad Curi Motor Anak Kos

27 November
12:32 2018
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Desakan kebutuhan ekonomi dan hutang, membuat Agus Supriyono (37) nekad mencuri salah satu motor milik anak kos tempatnya bekerja. Pria asal Kota Malang ini sehari-harinya memang bekerja menjadi penjaga rumah kos di kawasan Lowokwaru selama empat tahun terakhir.

Wakapolres Malang Kota, Kompol Bambang Christanto Utomo mengatakan, sebelum melakukan aksinya, ia melakukan pengecekan motor milik anak kos yang bisa dicuri. "Awalnya mencoba menggunakan kunci palsu tetapi tidak berhasil. Akhirnya pelaku membongkar salah satu motor anak kos hingga akhirnya bisa dinyalakan dan dibawa lari," tutur Bambang, Selasa (27/11/2018).

Setelah berhasil mencuri satu unit motor, pelaku sempat berhenti bekerja menjadi penjaga kos. Namun dikarenakan ia masih memiliki hutan, pemilik kos memanggilnya ke kawasan Sawojajar untuk menyelesaikan hutangnya. "Saat itulah polisi menangkap tersangka," katanya.

Pada polisi, Agus mengaku sengaja mencuri motor selain untuk membayar hutang, juga mencukupi kebutuhan sehari-hari. "Gajinya tidak cukup, apalagi anaknya sudah berusia 17 tahun, sehingga butuh uang tambahan untuk biaya sekolah anaknya," imbuh Bambang.

Selain menangkap Agus, Satreskrim Polres Malang Kota juga menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor lainnya, Wiryono (34). Pria pengangguran ini juga mencuri satu unit motor di kawasan Lowokwaru. "Modusnya, pelaku menggunakan kunci T untuk mencuri," tutur Bambang.

Pelaku ditangkap ketika kepolisian dari Polres Malang melakukan razia kendaraan di perbatasan Lawang, perbatasan Malang dan Pasuruan. Saat itu, pelaku akan membawa lari motor curiannya ke Pasuruan. "Pelaku terjaring razia kendaraan, begitu mengetahui jika motor yang dikendarainya adalah motor curian, polisi langsung menangkap Wiryono," tegas Bambang. 

"Selain Wiryono, ia juga melakukan aksinya bersama Dodik yang saat ini masih dalam pencarian polisi," imbuhnya.

Akibat perbuatannya, para pelaku curanmor ini dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00