• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum & Kriminal

Sehari, Bea Cukai Malang Amankan Setengah Juta Batang Rokok Ilegal

21 November
19:52 2018
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Malang kembali mengamankan sekitar 500 ribu batang rokok ilegal senilai Rp 181 juta. Rokok tanpa pita cukai tersebut diamankan di dua lokasi yakni  Desa Sepanjang dan Desa Petukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. 

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Malang, Rudy Hery Kurniawan mengatakan, penggerebekan lokasi penyimpanan rokok ilegal tersebut berawal dari informasi yang didapat bahwa terdapat beberapa rumah di Desa Sepanjang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, yang diduga menyimpan rokok ilegal. 

"Di lokasi, petugas melaksanakan pemeriksaan terhadap tiga rumah yang diduga menyimpan rokok ilegal. Dari tiga rumah tersebut, satu di antaranya kedapatan menyimpan rokok ilegal. Petugas juga mengamankan seseorang berinisial Y," ungkap Rudy, Rabu (21/11/2018).

Belum beranjak dari lokasi operasi, petugas kembali menerima informasi bahwa terdapat sebuah gudang yang diduga menyimpan rokok ilegal. Sehingga petugas berpindah ke lokasi kedua yang merupakan gudang penyimpanan rokok ilegal.

"Karena di gudang tersebut  tidak ada orang, maka petugas mencongkel pintu gudang yang terkunci. Petugas pun mengamankan ratusan ribu batang rokok ilegal yang disimpan dalam gudang itu," katanya.

Rudy menambahkan, terhadap pelanggaran di lokasi pertama, diduga melanggar pasal 50 jo 54 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai. Sementara pelanggaran di lokasi kedua, diduga melanggar pasal 56 jo 66 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai. 

"Sampai dengan saat ini kasus tersebut sedang dalam proses penelitian lebih lanjut oleh Seksi Penyidikan dan Barang Hasil Penindakan. Akibat penimbunan rokok ilegal ini, potensi kerugian negara mencapai hampir Rp 248 juta," pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00