• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum & Kriminal

Kiat Emil Dardak Ubah Trenggalek Jadi Desa Sadar Hukum

21 November
13:50 2018
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Kabupaten Trenggalek menjadi daerah yang paling banyak memiliki desa/kelurahan sadar hukum di Jawa Timur. Dari 112 desa/kelurahan sadar hukum, 26 desa diantaranya berasal dari Kabupaten Trenggalek, kemudian disusul Kota Malang dengan 25 kelurahan. 

Bupati Trenggalek, Emil Dardak mengapresiasi kepala desa di daerahnya yang mampu mengimplementasikan petunjuk dari Kemenkumham. "Ini membuktikan bahwa sadar hukum jika diterapkan dengan konsisten maka bisa berhasil. Mayoritas desa di Trenggalek yang ditetapkans ebagai desa sadar hukum memang memiliki kades yang inovatif," kata Emil Dardak saat ditemui di sela peresmian desa/kelurahan Sadar Hukum di Balaikota Malang, Rabu (21/11/2018).

Ia pun mengungkapkan, pemerintah daerah harus memberikan motivasi agar kepala desa semakin kreatif dan inovatif. Meski tujuan akhirnya bukanlah penghargaan, namun impelemntasi program pemerintah hingga ke desa-desa. "Kami memberikan anggaran tambahan pada desa yang dinilai inovatif. Anggaran ini berbentuk bantuan keuangan khsusu desa," ujar Emil.

Anggaran tersebut, sambungnya, selain untuk memotivasi warga desa, juga bisa digunakan perangkat desa mengimplementasikan iniovasinya untuk pembangunan desa. "Anggaran ini memang diambilkan dari anggaran setiap dinas, tetapi bagi saya ini tidak msalah. Karena pembangunan tidak harus melalui dinas, tetpapi bisa dari semua lini termasuk desa," ungkapnya.

Selain itu, pria yang juga merupakan Wakil Gubenur Jatim terpilih periode 2019-2024 tersebut juga menilai, jika penyuluh hukum harus diberikan perhatian lebih. Sebab perannya sangat penting untuk mendorong kesadaran hukum warga. "Semua yang terlibat harus diperhatikan, karena kesadaran hukum penting. Bagaimana mau membangun ekonomi yang stabil kalau kesadaran hukum masyarakatnya rendah," pungkas Emil. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00