• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum & Kriminal

112 Kelurahan/Desa di Jatim Ditetapkan Sebagai Wilayah Sadar Hukum

21 November
13:46 2018
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Sebanyak 112 kelurahan/desa di Jawa Timur ditetapkan sebagai wilayah sadar hukum. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk membentuk masyarakat yang sadar hukum. Penetapan desa/kelurahan di 27 kota/kabupaten di Jatim tersebut digelar di Balaikota Malang, Rabu (21/11/2018).

Kepala Kanwil Kemenkumham wilayah Jatim, Susi Susilowati mengatakan, penetapan desa/kelurahan sadar hukum menjadi salah satu bentuk literasi masyarakat terhadap penegakan hukum. "Kami terus melakukan pembinaan sadar hukum, ini merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya pelanggaran hukum," kata Susi di sela penetapan.

Ia menjelaskan, penilaian desa kelurahan sadar hukum tersebut mengunakan empat paramater atau kriteria. Yakni dimensi keberadaan infomasi tentang hukum, impelentasi penegakan hukum, keadilan, serta demokrasi regulasi hukum. "Sebelumnya, di Jatim hanya ada 72 desa/kelurahan sadar hukum, dengan adanya seleksi dan penetapan kdesa/kelurahan sadar hukum ini semakin banyak," tuturnya.

"Jumlah desa/kelurahan sadar hukum di Jatim masih sangat minim. Karena total jumlah kelurahan/desa di Jatim sebanyak 8 ribu lebih.Jumah yang sudah menjadi kawasa sadar hukum tidak sebanding dengan totalnya," imbuh Susi. 

Di Jatim, kota/kabupaten yang paling banyak ditetapkan sebagai desa/kelurahan sadar hukum adalah Kabupaten Trenggalek sebanyak 28 desa, disusul Kota Malang sebanyak 25 kelurahan, Kota Mojokerto sebanyak 6 kelurahan, Kabupaten Tulungagung 4 desa, serta beberapa daerah lainnya. 

"Agar semakin banyak desa/kelurahan mejadi wilayah sadar hukum, kami sudah menyiakan 15 orang penyuluh hukum yang sudah kompeten. Sehingga mereka bisa dimanfaatkan sebagai penyuluh hukum di daerah," tandas Susi.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00