• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum & Kriminal

Dijanjikan Beli HP Baru, Ayah di Malang Ajak Dua Anaknya Mencuri

13 November
16:15 2018
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Orang tua seharusnya mampu memberikan contoh perilaku yang baik kepada anaknya. Namun di Kota Malang, seorang ayah berinisial JJ justru mengajak kedua anaknya melakukan tindakan kriminal berupa pencurian dengan pemberatan (curat). Saat ini, sang ayah JJ (39), serta  kedua anaknya yakni MT (19) dan PK (16) harus mendekam di jeruji tahanan Polsek Klojen untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri menjelaskan, aksi curat tersebut terjadi pada Minggu (11/11/2018) lalu sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, anak kedua JJ yakni PK memasuki rumah korban bernama Tuminah di Jalan Tapak Siring, Kecamatan Klojen, Kota Malang. "Tersangka PK masuk rumah dengan cara mencongkel pintu belakang. Setelah PK masuk, kemudian disusul oleh kakak dan ayahnya," kata Asfuri, Selasa (13/11/2018).

Di dalam rumah, pelaku mengambil barang berharga milik korban senilai Rp 16.650.000 yang berupa uang tunai sebesar Rp10 juta, serta perhiasan berupa kalung dan cincin emas. "Setelah mengambil barang berharga korban, pelaku keluar melalui atap rumah, sedangkan pintu dikunci dari dalam. Hal itu dilakukan agar korban tidak curiga bahwa ada orang yang masuk ke dalam rumahnya," ungkap Asfuri.

Berselang tiga jam setelah kejadian, korban menyadari sejumlah barang berharga miliknya telah hilang. Korban yang sehar-harinya bekerja sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT) ini langsung melapor ke Polsek Klojen. "Begitu mendapat laporan dari korban, Unit Reskrim Polsek Klojen langsung mendatangi TKP. Hasilnya ditemukan barang bukti yang mengarah pada salah satu terduga tersangka karena sandal pelaku tertinggal di TKP," ujarnya.

"Tidak sampai 1x24 jam, Unit Reskrim Polsek Klojen berhasil menangkap salah satu pelaku PK. Pada polisi, PK mengaku jika ia melakukan aksi pencurian ini bersama ayah dan kakaknya. Ketiga pelaku ini ternyata adalah tetangga  korban," imbuh Asfuri.

Kepada polisi, tersangka mengaku nekat mencuri karena sebelumnya pernah menolong korban yang kehilangan uang. Pelaku akhirnya mengetahui jika korban memiliki uang dalam jumlah banyak. Dari interogasi pelaku, diketahui bahwa aksi ini baru dilakukan pertama kali dilakukannya. "Bapaknya mengajak anaknya mencuri, karena anaknya dijanjikan akan dibelikan ponsel baru jika berhasil mencuri uang," tandas Asfuri.

Untuk tersangka PK saat ini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) lantaran masih di bawah umur. Sementara untuk JJ dan MT ditangani unit Reskrim Klojen. "Tersangka dikenai pasal 363 KUHP ayat 1 dengan ancaman hukuman penjara tujuh tahun," pungkasnya. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00