• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum & Kriminal

Operasi Pekat Semeru, Kasus Premanisme Masih Mendominasi di Kota Malang

4 June
10:00 2018
1 Votes (2)

KBRN, Malang: Kasus premanisme ternyata masih banyak terjadi di wilayah Kota Malang. Berdasarkan hasil Operasi Pekat Semeru 2018 yang digelar kepolisian pada 21 Mei hingga 1 Juni 2018, ditemukan 69 kasus premanisme dari total 137 kasus.

"Selain premanisme, dalam operasi Pekat Semeru kami juga menemukan 13 kasus narkoba, 52 kasus miras, 1 kasus prostitusi, dan 1 kasus perjudian," papar Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri, Senin (4/6/2018).

Dari temuan kasus tersebut, polisi mengamankan 13 orang. Untuk pelaku premanisme, pelaku diamankan ketika membawa senjata tajam. "Selain pelaku, kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa ganja sekitar 83 gram, sabu-sabu sebanyak 19,62 gram, miras 890 botol, dan pil koplo sebanyak 25 butir," katanya.

Untuk barang bukti miras, sambung Asfuri, merupakan miras olahan industri rumahan, tapi bukan oplosan. Sementara untuj arak Jawa, sebagian besar berasal dari Tuban dan tidak ada yang diproduksi di Kota Malang. "Ada juga minuman botol yang disita karena pemilik tidak mempunyai ijin," imbuh Asfuri.

Ia menambahkan, angka kriminalitas terbanyak ditemukan di wilayah Kecamatan Lowokwaru. Sebab di wilayah tersebut banyak terdapat kos dan kontrakan mahasiswa. "Kalau Kecamatan Klojen mendominasi kasus miras dan narkoba," tutur Asfuri.

Untuk itu, pihak kepolisian pun terus menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas, khususnya menjelang lebaran. (num)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00