• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Warga Maros Ditangap Memiliki Senpi Rakitan: ini Pesan Kabid Humas.

25 January
09:55 2020
0 Votes (0)

KBRN, Makaassar: Resmob Polda Sulsel berhasil membekuk  Muhammad Naba (37) terkait kepemilikan senjata api (senpi) rakitan  berbentuk pulpen (pen gun) serta sejumlah amunisi aktif 22 mm  di dusum Bonto Ramba, desa Abbulo Sibatang, Kecamatan, Marusu, kabup[aten. Maros, Sulawesi Selatan.

Penangkapan tersangka Muhammad Naba dan barang bukti Senpi Rakitan dan Amunisi, direalise Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Dr.Adnas, didampingi Kabid Humas Kombes Pol Ibrahim Tompo dan Dirkrimum Kombes Pol Indra Jaya di Mapolda, Jumat (14/01/2020).

Brigjen Adnas mengatakan, kepemilikan senjata api tanpa memiliki izin merupakan hal terlarang, tersangka dijerat Pasal 1 ayat (2) UU Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman 20 tahun penjara.

“Polisi akan menelusuri produksi senpi rakitan ini agar tidak beredar di masyarakat sebagai  antisipasi supaya tidak berkembang karena dapat dijadikan senjata rakitan itu  melakukan kejahatan”,kata Brigjen Pol Adnas.

Menurut Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sulsel Kombes Pol Indra Jaya, Muhammad Naba pemilik pen gun diamankan berdasarkan informasi dari masyarakat.  

“Pelaku diduga memproduksi dan memperjualbelikan pen gun tersebut”,ujar Kombes Indra Jaya.

Terkait diamankannya senjata rakitan oleh Resmob Polda Sulsel yang sedang dimiliki warga, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo berpesan kepada masyarakat  agar melaporkan jika mendapat informasi atau mengetahui keberadaan senpi rakitan atau senjata ilegal karena dapat berpengaruh terhadap peningkatan angka kejahatan dan situasi yang tidak stabil di suatu daerah.

“Senpi rakitan atau ilegal ini banyak digunakan oleh kelompok sparatis, kelompok kejahatan yang terorganisasi, dan pelaku kriminal lainnya”,kata Kombes Ibrahim Tompo.  

Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, keberadaan senjata - senjata rakitan cukup berbahaya jika berada pada lingkungan masyarakat secara ilegal, karean akan bisa di gunakan secara tidak bertanggung jawab, kondisi kamtibmas yang konduasif harus selalu terjaga.

“Diingatkan kepada siapa pun yang memproduksi, mendistribusikan, menjual, membeli, menyimpan atau pun mengetahui adanya senjata rakitan atau ilegal maka akan dikenakan hukum,”tegas Kombes Pol Ibrahim Tompo.(Sarif)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00