• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Warga di Kabupaten Takalar Serius Simulasikan Konflik Sosial.

7 November
18:01 2019
0 Votes (0)

KBRN.Makassar: Kodam XIV/ Hasanuddin berhasil membuat tontonan yang sangat menegangkan dan menakutkan dalam latihan penanganan Konflik yang disimulasikan di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Kamis (07/11/2019).  

 Simulasi penanganan konflik sosial di Kabupaten Takalar tersebut, diasumsikan terjadi konflik  kelompok warga dari empat kecamatan, yakni Pammukulu dan Polongbangkeng Utara,  kontak fisik dengan massa Polongbangkeng Selatan hingga berlangsung  berhari-hari, mengakibatkan pelayanan pemerintahan terganggu dan  melumpuhkan perekonomian masyarakat, hingga korban jiwa kedua kubu kelompok warga berjatuhan. 

 Untuk meredam konflik warga yang mengakibatkan kerusuhan, pejabat TNI / Polri dan pemerintah setempat, yakni Danrem 141/Toddopuli, Dandim 1426, Kapolres dan Wakil Bupati Takalar,  berhasil mendamaikan dua kubu yang bertikai dengan melakukan pendekatan persuasif dan humanis, hingga terjadi musyawarah  di Kantor Bupati Takalar untuk mengakhiri konflik. 

 Kejadian tersebut merupakan skenario latihan penanganan konflik sosial yang diselenggarakan oleh Kodiklat TNI sebagaimana yang diatur dalam UU nomor 7 tahun 2012 dan PP nomor tahun 2015.

 Wadan Kodiklat Marsma TNI Ismet Ismaya Saleh selaku Dirlat saat memberikan keterangan didepan awak media mengatakan bahwa kejadian tersebut bagian dari latihan kesiapsiagaan operasional konflik sosial dari Mabes TNI dan penyelenggaranya Kodiklat TNI diasumsikan seperti yang sebenarnya.

 "tujuannya untuk menguji rencana operasi Kotama dalam hal ini Kodam XIV Hasanuddin yang di uji rencana operasinya sesuai dengan perkembangan situasi saat ini" ujar  Marsma Ismet Ismaya Saleh.

 Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi S.IP., M.SI yang langsung memantau simulasi penanganan konflik sosial,  berperan sebagai Pangkoops,   menemui langsung warga untuk menenangkan sehingga kondisi kembali kondusif.(Sarif).

 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00