• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

BPJS Ketenaga Kerjaan Meningkatkan Pemanfaatan Pelayanan Kepada Peserta

10 October
20:30 2019
0 Votes (0)

KBRN,Makassar, - Badan Penyelenggaraan Jaminan sosial Ketenaga Kerajaan menggelar Sosialisasi Penghargaan Paritrana Tahun 2019 Dan Penguatan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di  Provinsi Sulawesi Selatan di Hotel Gammara Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar Kamis (10/10/19).

Pada sosialisasi BPJS Ketenaga Kerjaan tentang sosialisasi penghargaan paritna tahun 2019 yang dilakukan bersama Pemprov Sulsel.

Pengharagaan Anugerah Paritrana diberikan oleh Presiden Indonesia atau wakilnya, yang diinisiasi Kementrian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) dan BPJS Ketenagakerjaan.

Menyinggung soal kenaikan iuran BPJS Ketenaga Kerjaan kata Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku Toto Suharto mengatakan BPJS Ketenaga Kerjaan tidak menaikkan iuran akan tetapi BPJS ketanaga kerjaan mengikuti berapa upah para pekerja di perusahaan masing - masing.

Lanjut Toto yang paling penting kedepan BPJS ketanaga kerjaan yaitu bagaimana meningkatkan manfaat pelayanan kepada peserta dari peserta BPJS di Sulsel sebanyak satu juta 41 ribu dari total pekerja sebanyak 2 juta.

Sementara Sekretaris Provinsi Sulsel Abdul Hayat mengatakan pemberian penghargaan diselenggarakan setiap tahun sebagai apresiasi kepada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota yang telah berhasil menyelenggarakan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Dikatakan  untuk mendukung berjalannya amanah Undangundang No 24 tahun 2011 Tentang BPJS, Pemprov Sulsel telah menerbitkan berbagai regulasi yang mendukung program jaminan sosial.

Pada kesempatan itu pihak BPJS Ketenaga Kerjaan wilayah Sulawesi Maluku memberikan santunan kepada  ahli waris sebesar 63 juta rupiah. Santunan diterima oleh istri almarhum dengan rincian santunan kematian karena kecelakaan kerja sebesar 43 juta rupiah Santunan berkala 4.8 juta rupiah.(*)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00