• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Resmi Dilantik, Ketua SPAMS SULSEL Husni Mubarak SIap Menuntaskan Kebutuhan Air di Daerah Ini

5 October
11:11 2019
0 Votes (0)

KBRN, Makassar, - Pengurus Asosiasi Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (SPAMS) Sulawesi selatan dan SPAMS Tirta Lontara Kota Makassar resmi dilantik priode 2018-2023 Jumat Malam (04/10/19).

Pengurus SPAMS ini dilantik oleh Kepala Sumber Daya Air Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi sulawesi selatan di pelataran lakipadada Rujab Gubernur sulsel.

Melalui program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (PAMSIMASI) Asosiasi pengelola SPAMS membentuk KP-SPAMS yang bergerak mengelola oprasi dan pemeliharaan dari SPAMS di daerah.

Dimintai tanggapannya setelah dilantik Ketua SPAMS Sulsel dan Ketua SPAMS Tirta Lontara Makassar Husni Mubarak mengatakan Spams lahir dengan tujuan pokok ialah menuntaskan persoalan air bersih diseluruh Indonesia, sekarang ini spams di sulsel telah terbentuk di 22 daerah mulai luwu timur hingga ke selayar dengan jumlah 1.159 titik.

Pengunnaan air SPAMS disejumlah daerah kata Husni mencapai 231 ribu 800 ini merupakan capaian yang sanga luar biasa semenjak SPAMS hadir untuk membantu masyarakat.”terang Husni.

Lanjut Husni, hadirnya SPAMS didaerah ini merupakan kebanggaan dan akan bergandengan tangan dengan pemerintah untuk menuntaskan persoalan air bersih terutama dengan PDAM Kota Makassar.

Sementara Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi sulsel Darmawan Bintang mengapresiasi SPAMS yang sudah barang tentu adanya air bersih dan sanitasi air yang sehat.

Dia berharap agar SPAMS untuk menjaga kelestarian hutan dan sumber mata air yang merupakan warisan leluhur demi anak cucu kita dan ini harus kita jaga meski itu kita dalam bekerja demi masyarakat. (*)

 

Darmawan melanjutkan jika Air merupakan sumber bisa bermanfaat juga bisa juga menjadi malapetaka jika tidak dikelolah dengan baik karena itu apa yang dilakukan SPAMS kedepan untuk dapat lebih mengatasi kebutuhan air di tengah masyarakat.

 

 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00