• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

UMKM Harus Meninggalkan Business Komvensional, Masuk E-Commerce.

29 September
20:01 2019
0 Votes (0)

KBRN.Makassar: Bank Indonesia mengemban tugas untuk mencapai dan memelihara stabilitas nilai Rupiah dengan mengupayakan terciptanya stabilitas moneter, stabilitas sistem keuangan, dan stabilitas sistem pembayaran, BI mendukung program Digitalisasi UMKM melalui program strategis, yaitu: Mengembangkan kebijakan untuk mendukung ekonomi dan keuangan digital yang bersinergi dengan kebijakan Pemerintah dan OJK.

Dalam pelaksanaan program strategis tersebut, Bank Indonesia menggunakan lima besaran strategi yaitu terkait pengembangan: (i) Produk, (ii) Platform, (iii) Teknologi sistem pembayaran, (iv) Teknologi dan skim untuk pembiayaan, dan (v) Logistik.

Penduduk Indonesia  262 juta, market e-commerce urutan ke empat di dunia, 172  juta orang indonesia memiliki handpon, 5% Pertumbuhan ekonomi indonesia sebagian besar didorong konsumsi masyarakat dan banyak dilayani elektronik komersial dan juga sudah mulai meningkat di sulawesi selatan, namun di sulawesi selatan masih sangat rendah pelaku usaha UMKM masuk di platform online.

 Untuk itu, BI Sulsel Intens memberikan perhatian terhadap pelaku UMKM dengan melatih pelaku – pelaku usaha UMKM di Sulawesi Selatan agar memiliki daya saing, tidak hanya business secara konvensional tetapi masuk sistim business digital. 

Hal itu dikatakan Kepala Grup Advisory BI Sulsel Endang Kurnia Saputra terkait  BI menginisiasi penyelenggaraan Onboarding UMKM pada E-Commerce.

“Bank Indoensia menyadari ekonomi digital dan business melalui dunia maya merupakan sebuah keniscayaan dan akan terus menerus berkembang, untuk itu Bank Indonesia memberikan pelatihan pelaku usaha UMKM  untuk dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan agar terbiasa dengan platform – platform digital karena efisien, bisa menjangkau seluruh dunia dan dapat meningkatkan penjualan tanpa mengeluarkan biaya yang besar” ujar Endang Kurnia Saputra.    

Endang Kurnia Saputra mengatakan, saat ini banyak ibu rumah tangga  business melalui digital dan ada yang telah memiliki omzet puluhan juta rupiah per hari demikian juga kaum melenial, saat ini banyak  kaum milenial tidak lagi terfokus ingin menjadi PNS atau ANS karena ASN juga tempatnya terbatas sehingga kaum milenial saat ini memilih masuk E-Commerce. 

“Yang paling penting berbisnis adalah harus memiliki misi yang kuat untuk memulai business dan puluhan tahun ke depan business yang dijalankan mau jadi apa termasuk UMKM, hal ini harus membentuk ekosistem atau masuk ke dalam elektronik komersil” kata Endang Kurnia Saputra.

Menurut Endang Kurnia Saputra, seseorang tidak akan perna berubah jika bukan sediri yang merubahnya, maka para pelaku usaha UMKM harus meninggalkan bisni yang dilakukan masih konvensional dan masuk ekonomi digital.(Sarif) 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00