• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum dan Kriminal

Bandar Besar Narkoba Kabupaten Sidrap akan Dimiskinkan BNN.

18 July
23:00 2019
0 Votes (0)

KBRN.Makassar: Bandar Besar Narkoba asal Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, H.Agus Sulo alias Lagu,  harta kekayannya bernilai Rp. 16 Milyar rupiah, disita oleh Badan Narkotika Nasional BBN RI, bekerja Sama dengan Polda Sulsel karena diduga terkait tindak pidana kejahatan narkoba atau kejahatan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Penyitaan harta kekayaan bandar narkoba tersebut , direalise BNN RI di Balai Rehabilitasi BNN, Jalan Batara Bira Makassar, Kamis (18/07/2019), disaksikan  tersangka Lagu dihadiri Kepala  BNNP Sulsel Brigjen Pol Idris Kadir, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Adnas, Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggui Sulsel Narenra.

Direktur TPPU BNN RI Brigjen Pol Bahagia Dachy menjelaskan, pengungkapan dugaan tindak pidana pencucian uang yang dilakukan tersangka Lagu bermula saat ditangkap bersama istrinya di Rappang, Kelurahan Lalebbata, Kecamatan Pancarijang, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, Mei 2019 lalu, ketika itu sepasang suami istri tersebut mengakui berbisnis narkoba sejak tahun 2014  dengan beragam paket, mulai 50 gram hingga 10 kilogram shabu untuk dijual.

Brigjen Pol Bahagia Dachy menjelaskan, dalam menjalankan bisnis narkoba, tersangka menggunakan kurir, yakni tersangka Syukur alias Sukur dan meraup keuntungan hingga Rp.200 juta per satu kilogaram shabu selama lima tahun menjalankan bisnis haram, Lagu dan Sukur berhasil memiliki aset berupa uang, rumah, tanah kering, sawah, perhiasan, kendaraan beroda empat dan beroda dua dengan perkiraan nilainya mencapai Rp.16 milyar namun warga di kampungnya tidak menaruh curiga terhadap tersangka menjalankan bisnis narkoba karena memiliki pabrik rak telur dengan pendapatan hingga Rp. 40 juta per bulan.   

“Salah satu cara BNN telusuri harta kekayaan  bandar narkoba untuk dimiskinkan agar mereka sadar, buat apa bisnis narkoba untuk kaya kemudian miskin lagi” Ujar Brigjen Pol Bahagia Dachiy.

Realise harta sitaan bandar Narkoba H.Agus Sulo dan Syukur sebagai kurir, BNN menampilkan harta sitaan tersangka diataranya uang Rp.2,041 milyar, 9 surat – surat tanah, 8 mobil berbagai merk, mesin pemotong padi, tiga kendaraan berbotor dan tujuh buku tabungan, empat izin perusahan dijadikan barang bukti.

Menurut Brigjen Pol Bahagia Dachy, kedua tersanka dijerat undang – undang pencucian uang dengan ancaman hingga 20 tahun penjara.(Sarif)

 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00