• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Kapolsek Turikale : Ronda Malam Solusi Pencegahan Musibah Kebakaran di Pasar Central Maros

13 September
19:42 2017
0 Votes (0)

KBRN, Maros : Kenyamanan ratusan masyarakat pedagang untuk beraktifitas jual beli di Pasar Central Maros, kembali terusik dengan adanya peristiwa kebakaran di salah kios penjual tas, Rabu (13/9/2017) dini hari.
Kendati kebakaran tersebut hanya membakar pintu kios dan beberapa tas, namun kobaran api berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran yang standy by di lokasi pasar terbesar di daerah Butta Salewangan.
Dg Toja salah seorang pedagang mengatakan pasca musibah kebakaran yang terjadi dini hari tadi telah menimbulkan berbagai pemikiran yang bermacam-macam dari pedagang.
"Pedagang kembali mulai was-was untuk menyimpan barang dagangan di kios. Mereka takut, kebakaran lebih besar bisa terjadi, pasalnya pasar ini pernah enam kali ditimpa musibah kebakaran. Ditambah lagi, beredarnya isu pasar akan dibakar menambah ketakutan selanjutnya", kata Dg Toja, Rabu (13/9/2017) sore.
Sebelumnya, Kapolsek Turikale, Kompol Abdul Radjak mengatakan musibah kebakaran dini hari tadi, berasal dari kardus yang terbakar dipintu salah satu kios tas, namun api tidak sempat menyebar ke kios yang lain.
"Hanya pintu salah satu kios tas yang terbakar, karena kesigapan tim damkar, api yang berasal dari kardus yang terbakar tidak sempat menyebar ke kios yang lain", kata Kapolsek Turikale.
Menyikapi ketakutan yang muncul di tengah-tengah pedagang, Abdul Radjak meminta warga pedagang Pasar Central Maros untuk tidak takut yang berlebihan.
"Pedagang bersama pihak kepolisian harus bergandengan tangan dalam menyikapi berbagai isu kebakaran. Seharusnya pasca musibah kebakaran ini, pengamanan di lokasi pasar harus ditingkatkan, bukannya takut dan tidak melakukan tindakan antisipasi apapun.", harapnya.
Menurutnya, berbagai isu kerap dilontarkan orang yang tidak bertanggungjawab terutama menjelang rencana perpindahan pasar seperti rencana Pemerintah Kabupaten Maros yang segera mengalihkan pedagang Pasar Central Maros ke Pasar Tradisional Modern (TRAMO) Maros.
"Pihaknya menduga tidak semua orang menyetujui rencana Pemkab Maros memindahkan pedagang dari Pasar Central ke Pasar Tramo Maros. Makanya berbagai isu hingga langkah lainnya dilakukan untuk menghambat rencana perpindahan tersebut. Untuk itu pedagang harus menyikapi isu yang berkembang dengan Positif Thinking serta tidak was-was hingga mengganggu aktifitas jual beli", himbaunya.
Jajaran personil Polsek Turikale, siap mengamankan aset negara yang dimanfaat masyarakat untuk berdagang.
"Kami siap melindungi aset negara dari rencana orang yang tidak bertanggungjawab serta menciptakan suasana kondusif di lokasi Pasar Central Maros. Keikutsertanya pedagang menjaga lokasi pasar, salah satu langkah antisipasi pencegahan hal-hal yang tidak inginkan menimpa pasar terbesar di pusat Ibukota Maros ini" pungkasnya di akhir wawancara di pintu masuk Makopolsek Turikale.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00