• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum

Kasus Tenaga Siluman, Kejaksaan Eksekusi 2 Mantan Pejabat Dishub Ponorogo

3 December
12:38 2019
1 Votes (5)

KBRN, Ponorogo : Kejaksaan Negeri Ponorogo telah mengeksekusi dua mantan pejabat Dinas Perhubungan Ponorogo, karena terbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi atas rekrutmen tenaga siluman di Dinas Perhubungan Tahun 2011. Eksekusi berdasar surat salinan putusan kasasi Mahkamah Agung beberapa hari lalu yang menjatuhkan hukuman selama 4 tahun penjara dan denda Rp 100 juta, subsider 4 bulan kurungan.

Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Ponorogo Kundrat Mantolas  menjelaskan pihaknya telah melakukan eksekusi terhadap Widi Wahyu Atmojo, mantan kepala Dishub Ponorogo dan Damin mantan kepala UPT Terminal Ponorogo, senin, (02/12/2019). Keduanya langsung ditahan dan dijebloskan ke Rutan Kelas 2b Ponorogo .

Eksekusi terhadap dua terpidana, berdasar surat salinan putusan kasasi MA atas banding yang dilakukan kejaksaan. Kedua terpidana korupsi ini ditahan di rutan selama 20 hari ke depan untuk selanjutnya dilayar ke LP Kelas 1 Medaeng Sidoarjo.

Sebelumnya Pihak Kejari Ponorogo harus  menjemput Moh. Damin di rumahnya di Jalan Welirang Nomor 18 Kelurahan Bangunsari Kecamatan Ponorogo, sedangkan Widhie dibawa dari  rumahnya di Kecamatan Dolopo, Madiun.

“Kita sudah laksanakan ekskusi putusan kasasi terkait tidak pidana korupsi yang terjadi didinas perhubungan kabupaten Ponorogo. Jadi terpidananya itu dua orang satunya dari dinas satunya dari kepala terminal Seloaji, ” terang Kundarat, Selasa, (03/12/2019).

Mereka dijerat dengan  pasal 12 dan pasal 18 nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Kalau kasusnya ini terkait perekrutan tenaga kontrak yang modusnya meminta sejumlah uang, kemaudian dijanjikan akan diangkat menjadi PNS. Cuman sampai dengan akhir tidak ada realisasi dan hanya bualan saja. Kita proses dan turun kasasinya dan para terpidana ini terbukti melakukan korupsi secara bersama-sama, ” imbuh Kundrat.

Sebelumnya Kejari Ponorogo terlebih dahulu telah  mengeksekusi juru pungut 10 tenaga honore siluman Dishub 2011, yakni Suprayogi, seorang pns guru SD Bajar 2 Kecamatan Bungkal. Sedangkan kini masih ada 2 terpidana kasus serupa yang belum dieksekusi kejaksaan. Mereka di antaranya Ibnu Malik Ketua Organda dan Agus Purwanto mantan pegawai Dishub Ponorogo. Hal ini karena Kejaksaan masih menunggu putusan MA.(YAF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00