• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Walikota Madiun Inginkan Santri Gaungkan Syiar Damai

22 October
13:38 2019
0 Votes (0)

KBRN, Madiun: Walikota Madiun, Maidi meminta para santri menggaungkan syiar damai dalam setiap dakwah dan kegiatannya. Islam harus menjadi sumber inspirasi sekaligus aspirasi bagi umat Islam. Inspirasi yang dimaksud tidak lain inspirasi perdamaian serta peningkatan kemaslahatan bersama.

Hal itu diungkapkan Maidi usai menghadiri apel Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2019 di Alun-Alun Kota Madiun, Selasa (22/10/2019). Dikatakan, Pesantren menjadi tempat di mana daya saing bangsa ditingkatkan, ketahanan nasional dipertahankan, dan perdamaian dunia diharapkan. Hal itu sejalan dengan tema HSN ‘Santri Indonesia untuk Perdamaian Dunia’.

Karenanya, ketulusan, kesederhanaan diajarkan dan diteladankan di pesantren. Di dalam pesantren pula, santri tidak hanya diajarkan mengaji tetapi juga mengkaji beberapa permasalahan yang ada. Apalagi, UU No.18/2019 tentang Pesantren telah disahkan oleh DPR RI beberapa waktu lalu yang akan memperkuat gerak dan kontribusi pesantren dalam pembangunan bangsa Indonesia.

“Dalam UU itu kan Pondok Pesantren itu tidak hanya untuk ngaji saja, tapi untuk kajian keislaman yang sifatnya mempunyai taraf yang sama. Inilah yang membahagiakan kita, sehingga tidak ada bedanya antara yang umum dengan yang pondok ini dalam suatu pengakuannya. Dia pun juga berhak untuk mengkaji secara keilmuan di pondok, dan setelah lulus santrinya pun juga memiliki kesempatan yang sama,” katanya.

Sementara itu Ketua MUI Kota Madiun, Sutoyo menyatakan, santri dihadapkan tiga musuh besar bangsa, yakni radikalisme, liberalisme dan komunisme. Ketiganya dinilai dapat merusak tatanan syariat agama. Karena itu para santri diminta menguatkan akidah, menjaga kerukunan dan perdamaian.

“Justru pesantren itu harus di proteksi karena kemerdekaan ini tidak lepas dari peran pesantren. Disana diajarkan hubbul wathan minal iman yaitu Cinta Tanah Air itu bagian dari iman. Kalau santri dibekali cinta tanah air, mereka akan menancapkan keyakinan didalam hati untuk  menjadi santri yang memiliki jiwa nasionalisme dan patriotisme yang tinggi,” tuturnya.

Melalui momentum HSN, mereka dihimbau terus berpartisipasi dalam memperkuat kedamaian. Sebab, santri adalah orang yang berpengalaman dengan perbedaan, yang menolak permusuhan antar sesama, saudara sebangsa se-tanah air. Lebih lagi, perdamaian untuk seluruh dunia.

  • Tentang Penulis

    Eka Wulan

    Reporter RRI Madiun, Kerjaaaa Kerja Kerjaaa !!!!!!! Semuangatttt

  • Tentang Editor

    Eka Wulan

    Reporter RRI Madiun, Kerjaaaa Kerja Kerjaaa !!!!!!! Semuangatttt

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00